Berita

Proses Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani Masih Berlangsung

Dibaca: 25 Oleh 20 Mar 2019Tidak ada komentar
Proses Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani Masih Berlangsung
#TNIAU 

SENTANI, SILAS PAPARE.   Jumlah korban akibat banjir bandang yang melanda Sentani, Jayapura sejak Sabtu (16/3) hingga Senin (18/3) masib terus bertambah. Hingga kini Kantor SAR Jayapura bersama tim SAR gabungan lainnya masih terus melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.

Kabasarnas, Marsdya Bagus Puruhito beserta rombongan tinjau lokasi Lanud Silas Papare yang terkena dampak banjir bandang, disambut lansung oleh Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr.(Han).  

Pencarian hari ketiga ini dimulai dengan briefing pagi pukul 06.00 WIT. Selanjutnya tim SAR gabungan mulai mengevakuasi di beberapa lokasi terdampak banjir diantaranya Kantor Bupati Jayapura, BTN Taruna, dan di daerah Polres Doyo.

“Pencarian masih terus berlanjut. Sampai dengan Senin sore ini korban meninggal yang berhasil dievakuasi ada 83 orang, luka ringan 65 orang, luka berat 41 orang”, jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura Putu Arga Sujarwadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Putu Arga menambahkan cuaca di lokasi juga kurang bersahabat. Hujan masih terus mengguyur Kabupaten Sentani, sehingga tim SAR pun harus ekstra berhati-hati dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga:  Ceramah Safari Gabungan Di Lanud Sultan Hasanuddin

Seperti yang diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang terjadi sejak Minggu malam pukul 21.00 WIT ini melanda beberapa wilayah yakni Lanud Silas Papare, Pos 7 Sentani Kemiri, Sosial, BTN Doyo Batu Grand, dan BTN Gajah Mada. Sebanyak empat tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura dikerahkan menuju lokasi-lokasi banjir beberapa saat setelah menerima laporan dengan membawa peralatan SAR air lengkap.

Pencarian korban yang masih terus berlangsung ini juga melibatkan beberapa potensi SAR yakni TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan masyarakat setempat.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel