Berita

PROXY WAR DAN TANTANGAN BAGI NKRI.

Dibaca: 44 Oleh 29 Jun 2016Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Proxy war merupakan sebuah konfrontasi antar dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung, dengan alasan mengurangi risiko konflik langsung yang berdampak pada kehancuran fatal, demikan penegasan Panglima Komando Operasi (Pangkoopsau II), Marsda TNI Dody Trisunu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Donny Ermawan T., M.D.S di Gedung Serba Guna Suryadarma Makoopsau II, Selasa 28/6.

“Dalam proxy war, tidak bisa terlihat siapa lawan dan siapa kawan. dilakukan non state actor, tetapi dikendalikan pasti oleh sebuah negara” tegas pangkoopsau II dihadapan ratusan pelajar dan para hadirin lainnya.

Indikasi proxy war di Indonesia, antara lain adalah “gerakan separatis dan gerakan radikal kanan/kiri, demonstrasi massa anarkis, sistem regulasi dan perdagangan yang merugikan, peredaran narkoba, pemberitaan media yang provokatif, tawuran pelajar, bentrok antar kelompok, serta penyebaran pornografi, seks bebas” ujar pangkoopsau II lebih lanjut.

Sedangkan penceramah dari Universitas Hasanuddin Makasar Dr. H. Adi Suryadi Culla, dalam ceramahnya mengatakan bahwa, perlunya karakter, disiplin dan pengetahuan bangsa Indonesia yang baik berdasarkan UUD’45 dan Pancasila. Selain itu diperlukan dukungan lingkungan untuk meningkatkan moral, nilai dan sikap yang terpelajar agar dapat ditiru oleh generasi penerus guna memperkuat ketahanan wilayah NKRI.

Baca juga:  Satpomau Periksa Setiap Penumpang Cuti Lebaran

Pada bagian lain, dalam ceramahnya Kolonel Sus Dr. Andi Arman, M.si, menekankan pentingnya bela negara pada pelajar dan pemuda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. “Bekali diri kalian dengan ilmu dan pengetahuan agar persatuan dan keamanan negara NKRI tetap terjaga dengan baik, dalam menghadapi ancaman dari dalam maupun dari luar” ujar Staf ahli Komsos Pangkoopsau II lebih lanjut.

Adapun tema ceramah komunikasi sosialnya adalah: “melalui komsos TNI kita jalin silaturahmi antara TNI dengan komponen pelajar dan masyarakat dalam rangka mewaspadai proxy war di wilayah NKRI”. dihadiri perwakilan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, para pejabat Koopsau II, Muspida, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, TNI/Polri, mahasiswa dan pelajar.

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel