Berita

Puasa Dan Kepedulian Sosial Di Wingdiktekkal

Dibaca: 4 Oleh 08 Jul 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Seluruh anggota Wingdiktekkal, jajaran Skadik dan siswa yang berada di Kalijati dan Bandung mengikuti buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an 1436H di gedung Serba Guna Mawingdiktekkal, Bandung. Selasa (7/7). Mengundang Ustadz KH.Ade A.M,S.Ag.dan anak yatim piatu.

Dalam sambutannya Komandan Wing Pendidikan Teknik Dan Pembekalan Kolonel Tek V. Andy P.S.,S.H.., mengatakan Dengan berusaha sabar, Jujur, ikhlas dan peduli terhadap sesama serta pengendalian hawa nafsu yang merupakan inti ibadah puasa akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari seseorang. Ditambahkannya Begitu banyak latihan yang ada dalam puasa Ramadhan, oleh karena itu marilah kita amalkan nilai-nilai hikmah Ramadhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat. Selaku Komandan, saya berharap semoga puasa di bulan suci Ramadhan 1436 H ini dapat dijadikan sebagai sarana latihan spiritual dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Yang maha kuasa guna memantapkan keimanan dan ketakwaan prajurit.

Ditegaskanya kembali bahwa orang yang berpuasa akan merasakan penderitaan orang-orang fakir miskin. Mereka hidup serba kekurangan, jangankan untuk kebutuhan sekunder untuk kebutuhan makan sehari-haripun tidak tentu. Orang yang berpuasa akan berusaha membantu kesulitan dan penderitaan orang lain, dengan menginfaqkan sebagian hartanya yang hakikatnya menjadi hak orang lain.

Baca juga:  Makoopsau I Peringati HUT ke-63 Koopsau

Sementara itu Ustadz Ade., dalam siraman rohaninya menegaskan Turunnya Alquran tidak hanya sebuah penegasan atas kemuliaannya dan sekaligus yang menerimanya, yaitu Nabi Muhammad ,tetapi juga harus diiringi semangat untuk kembali kepada Alquran dan sunah, mempelajarai, menghayati, dan berazam mengamalkannya. Selain itu bulan puasa juga untuk meningkatkan kepedulian dengan sesama sehingga bulan suci bagi umat Islam tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Orang yang berpuasa selama satu bulan penuh akan senantiasa merasakan lapar yang tidak terhingga yang selama ini menjadi penderitaan dan kebiasaan fakir miskin. Perasaan ini akan selalu bersemai dan tumbuh subur dalam diri orang yang berpuasa bulan Ramadhan. Bila perasaan ini tetap tumbuh dengan subur maka perasaan itu akan tertanam semakin dalam dan akan menimbulkan satu sikap keprihatinan yang sangat mendalam terhadap sesamanya yang tidak mampu yang nota bene mereka itu adalah merupakan saudaranya sendiri dalam seiman dan seagama sesuai firman Allah : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel