Berita

Pulihkan Bandara, 300 anggota Lanud Adisutjipto Korve malam

Dibaca: 12 Oleh 18 Feb 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Memulihkan fungsi Bandara Adisutjipto, ternyata tidak cukup dengan siang hari saja. Namun waktu malampun digunakan Anggota Lanud Adisutjipto dibawah Komando Letkol Kes DR. Yulianto Hadi. Melibatkan tidak kurang 300 anggota dan dibantu oleh 3 pemadam kebakan Pemerintah Kota, dan 2 dari Kabupaten Sleman serta 1 water canon dari Brimob Polda DIY

Korve ini sengaja dilaksanakan hingga malam untuk menormalisasikan fungsi Bandara, agar roda perekonomian Yogyakarta kembali seperti semula. Seperti arahan Gubernur DIY tadi pagi saat kunjungan ke Pasar Kranggan, SDN 1 Jetis , SMP 11, Panti Rapih dan Bandara Adisutjipto, menjelaskan kalau fasilitas publik dan pasar harus segera difungsikan agar roda perekonomian berjalan kembali” jelasnya.

Pengerahan pasukan untuk mengadakan korve hingga larut malam sengaja dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan hasil secepat-cepatnya. Karena kalau menunggu hari siang pekerjaan tidak segera selesai. Korve malam hari ini di fokuskan 2 sasaran yang pertama sepanjang raunway bandara dan sepanjang shelter baik pesawat KT 01 dan pesawat Bravo, selain itu juga .menghindari terik matahari.

Baca juga:  Sekkau Gelar Standardisasi Gadik

Sesuai target Bandara akan segera difungsikan, namun kesemuanya menunggu kesiapan semua pihak. Sampai berita ini diturunkan sudah melibatkan pemadam kebakaran dari pihak Pemkot Yogyakarta sebanyak 4 buah dan perbantuan datang lagi dari Pemkab Sleman sehingga mala mini pengerahan Mobil Pamkar sebanyak 12 buah.

Sejumlah pejabat yang hadir dan ikut mengerahkan korve Kadispers lanud Adisutjipto Kol Pnb Erwan Andrian, Kadislog Lanud Adisutjipto Kol Kal Suryanto, Dansatpom Lanud Adisutjipto Letkol POM Bambang, dan pejabat lainnya.

Menurut keterangan Ka bandara Andi G Wirson siang tadi saat mendampingi Gubernur DIY mengatakan “kesiapan bandara baru 75 %. dan untuk partikel yang berada diatas wilayah Yogyakarta menurut beliau sudah tidak ada dan aman untuk penerbangan” beliau juga mengatakan bahwa kesiapan bandara ini segera mungkin akan diadakan rapat untuk memantau semua kesiapan dari berbagai pihak.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel