Berita

Puncak Hari TNI AU Ke-69 Lanud Padang Lakukan Revolusi Mental

Dibaca: 5 Oleh 09 Apr 2015Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Puncak peringatan Hari Angkatan Udara ke-69 di Lanud padang menggelar upacara militer dengan inspektur upacara Danlanud Padang Ltk Pnb Muhammad Apon, ST, MPA di mako Lanud Padang Kamis, (9/4). Usai acara Pokok dilanjutkan acara tambahan yakni gerakan revolusi mental dengan mengajak seluruh warga Lanud untuk mendukung mengubag sampah menjadi sesuatu bernilai dan mendatangkan keberkahan.

Menurut Danlanud mengatakan, Sesuai perintah Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang disampaikan dalam upacara peringatan ke-69 Hari Angkatan Udara yang disebutkandi antaranya bahwa, untuk dipedomani dalam menjalankan tugas sehari-hari di Llingkungan Lanud Padang hendaknya mengacu yakni, Mengembangkan sistim menejemen lingkungan untuk memenuhi standar Internasional dan memastikan bahwa semua kegiatan dan operasi Angkatan Udara telah sesuai dengan aturan standar, baik dari segi lingkungan yang terkait dan peraturan yang terkait.

Guna mendukung kebijakan pimpina tersebut Lanud Padang melakukan subuah langkah inovasi baru yakni, Kebersihan lingkungan menjadi perhatian penting. Dengan moto “ Mari kita mengolah sampah menjadi berkah” diharapkan mapu menjadi agenda pilot project yang membuka kesadaran seluruh prajurit Lanud Padang dan keluarganaya. Hidup bersih bukanlah sebuah slogan belaka akan tetapi semua pihak harus mampu menggerakan tangan membuang sampah pada tempatnya sekaligus pemanfaatanya. Selain itu sejalan dengan program pemerintah kota Padang yakni terwujudnya Kota padang yang bersih yag terus digelorakan oleh Walikota Padang jelasnya.

Baca juga:  Jelang HUT ke-73 TNI AU, Lanud Haluoleo Do'a Bersama

Langkah kongkritnya Danlanud Padang Ltk Pnb Mohammad Apon ST, MPA dengan melakukan pembagian drum tempat sampah di setiap rumah dinas. Lahan seluas 2 hektar telah dipersiapkan untuk membangun rumah sampah yang berasal dari masyarakat kota Padang. Bahkan area sekitar Lanud Padang yang termasuk lahan tidur juga masih dapat dimafaatkan baik perkebunan maupun pertanian. Sampah Organik Dan Anorganik, sampah adalah sisa atau barang buangan yang sudah tidak digunakan dan di pakai lagi oleh pemiliknya.

Sampah secara umum di bagi menjadi dua yaitu sampah organik dan anorganik. Kedua sampah ini memiliki manfaat untuk kita, namun juga ada dampaknya untuk lingkungan. Sampah organik adalah limbah yang bersal dari sisa makhluk hidup (alam) seperti hewan, manusia, tumbuhan yang mengalami pembusukan atau pelapukan.

Sampah ini tergolong sampah yang ramah lingkungan karena dapat di urai oleh bakteri secara lami dan berlangsungnya cepat. Contohnya seperti,: Daun, kayu, kulit telur, bangkai hewan, bangkai tumbuhan, kotoran hewan dan manusia, Sisa makanan, Sisa manusia. kardus, kertas dan lain-lai. Manfaat sampah organik adalah untuk meningkatkan kesuburan pada tanah, karena bahannya organik dapat di urai oleh bakteri yang kemudian menjadi nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. Tanah menjadi lebih subur dan pohonnya bisa tambah bagus tumbuhnya.

Baca juga:  Lanud Leo Watimena Peringati HUT POMAU ke-70

Ada juga limbah organik yang dapat di jadikan barang yang bernilai tinggi, seperti limbah akar tanaman untuk hiasan rumah, serbuk kayu untuk di jadikan mebel atau perabotan rumah tangga. Sedangkan Sampah Anorgani yakni, sampah yang berasal dari sisa manusia yang sulit untuk di urai oleh bakteri, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama (hinga ratusan tahun) untuk dapat di uraikan. Biasanya berasal dari sampah industri.

Seperti plastik, botol minuman mineral, besi, kaca (beling), Kain atau baju, kaleng, ban bekas, pulpen, spidol, jam tangan, dan lain-lain. Ada bebearapa cara Menangani Sampah seperti, dipilah, yaitu memisahkan antara sampah yang mudah membusuk dan sampah yang tidak mudah atau sulit membusuk. Selain itu dapat dibuat kompos, setelah dipilah, sampah yang mudah busuk seperti bekas makanan dan sayur-sayuran dapat diolah menjadi pupuk kompos.

Bahkan dapat juga dijadikan bahan didaur ulang, adapun sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik atau kertas, dapat diolah menjadi barang yang dapat digunakan kembali atau dijual. Sampah organik dapat diolah mejadi seperti, kompos, pupuk, maupun pakan ternak, .Sedangkan sampah anorganik dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan, bahan bakar alternatif, sebagai sumber listrik, maupun sebagai bahan wadah alternative.

Baca juga:  PERINGATI HARI PAHLAWAN DENGAN DONOR DARAH

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel