Berita

Puncak Peringatan Hari Bakti Ke 69 TNI AU di Lanud Supadio

Dibaca: 3 Oleh 01 Agu 2016Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Medan perjuangan dan pengabdian telah berubah, demikian juga tantangan tugas yang harus dihadapi oleh TNI Angkatan Udara sekarang dan di masa depan, akan semakin berat dan komplek, seiring dengan dinamika kondisi lingkungan strategis yang terus berkembang dengan cepat. Sementara itu keterbatasan diberbagai bidang masih harus kita hadapi, termasuk ketergantungan kita terhadap luar negeri. Kondisi faktual tersebut mengharuskan kita untuk senantiasa berpikir kreatif, rasional dan sinergis dalam mencari solusi yang terbaik, serta kompak dalam melangkah dan bertindak. Dengan demikian ditengah-tengah situasi yang cukup komplek ini, kita masih dapat mempersembahkan pengabdian yang terbaik kepada negara dan bangsa.

Demikian sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna yang dibacakan Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama Tatang Harlyansyah, S.E selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan Hari Bakti Ke-69 TNI Angkatan Udara, Jumat (29/7) di Apron Lanud Supadio

”Sejarawan Inggris, Collinwood mengungkapkan, belajar dari sejarah agar dapat mengenali diri sendiri karena mengenal diri sendiri berarti mengetahui apa yang dapat engkau lakukan. Ungkapan kalimat tersebut sangat baik dan mengandung pesan moral yang sangat tepat, dalam konteks memperingati hari bhakti tni angkatan udara. Pesan moral yang berupa pewarisan nilai-nilai sejarah adalah sangat penting, agar kita tidak keluar dari esensi pengabdian dan perjuangan yang diharapkan oleh para pelopor dan perintis TNI AU,” kata Kasau. .

Baca juga:  BUKA PUASA BERSAMA DI WINGDIKTEKKAL

Demikian juga halnya, lanjut Kasau, bahwa pengabdian memerlukan partisipasi dan keterlibatan individu, kelompok maupun institusi sesuai bidangnya masing-masing, agar hambatan maupun tingkat kesulitan yang ada dapat diatasi dengan baik.

”Kita bangun bersama profesionalisme prajurit yang kita harapkan, dengan tetap dilandasi oleh semangat pengabdian dan jiwa juang yang tinggi, sebagaimana tersirat dalam sapta marga dan sumpah prajurit. Dengan kondisi organisasi seperti itu, saya yakin TNI Angkatan Udara akan mampu melaksanakan tugas-tugas seperti yang diamanahkan dalam UU RI Nomor 34 tahun 2004,” lanjut Kasau.

Upacara yang berlangsung khidmat, diikuti seluruh satuan kerja di jajaran Lanud Supadio, yaitu Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas, Denhanud 473 Paskhas Pegawai Negeri Sipil, ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I serta para purnawirawan. Pada peringatan Hari Bhakti Ke-69 TNI AU kali ini mengambil tema ”Dilandasi Semangat Kepahlawanan 29 juli 1947, TNI Angkatan Udara Bertekad Meningkatkan Darma Baktinya Untuk Bangsa dan Negara”.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel