Berita

PUTING BELIUNG SAPU TASIKMALAYA

Dibaca: 3 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Hujan deras disertai angin kencang puting beliung dan badai petir yang melanda wilayah Tasikmalaya, minggu (7/3) petang menyebabkan kerusakan ratusan rumah dan sarana lainnya seperti baliho, tiang listrik, pohon tumbang,pos polisi, tanah longsor dan sebagainya.

 

Tingkat kerusakan di Kota Tasikmalaya beragam, mulai dari rusak ringan sampai rusak berat. Demikian juga sejumlah warga Lanud Wiriadinata yang tinggal di komplek Trikora maupun komplek lainnya merasakan dan sempat kawatir, pasalnya hujan deras dengan angin kencang kali ini diiringi badai petir yang dasyat menggelegar, yang bisa membuat warga khususnya ibu-ibu dan anak -anak semakin Takut. Hujan es dengan butiran-butiran putih dengan suara cukup keras menimpa genting warga komplek.

 

Sejumlah warga tampak bersiaga dan was-was diteras dan di dalam rumah, sebagian sibuk berupaya mengatasi atap rumahnya bocor semampunya, ibu-ibu dan anak-anak memilih didalam rumah, dengan sebisa mungkin menjaga dan menutupi agar barang-barang miliknya tidak basah kena hujan, karena air hujan sudah masuk kedalam rumah. Bahkan ada sebagaian rumah warga yang di dalamnya bocor dan kebanjiran karena banyaknya genteng yang melorot kena angin.

Baca juga:  Satgas Yonko 462 Paskhas Bantu Proses Evakuasi Korban Jatuhnya Heli MI 17 TNI AD 

 

Seperti diketahaui bersama bahwa dibeberapa wilayah di Tasikmalaya khususnya dan jawa barat pada umumya, sebelumnya pernah terjadi bencana alam gempa bumi sehingga masih menyisakan kerusakan disana-sini termasuk di gedung serbaguna yang sampai sekarang masih dipakai untuk aktifitas kegiatan dan sebagian bangunan komplek di Lanud Wiriadinata.

 

Keberadaan bangunan komplek Lanud Wiriadinta yang sebagian besar umurnya sudah tua memang rawan terhadap kerusakan, apalagi bencana alam seperti gempa bumi dan hujan disertai angin kencang, banyak rumah warga yang kayu atapnya sudah pada lapuk di makan usia, plafon bergelombang pada rusak dan bocor sehingga rawan jatuh, dan ini tentunya dapat membahayakan keselamatan penghuninya.

 

Seusai kejadian Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Tata Budi Pratama menyempatkan diri keliling komplek untuk melihat dari dekat keadaan dan kondisi warga Lanud Wiriadinata, dan berkesempatan bertatap muka dengan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Beberapa orang masih tampak sibuk memperbaiki rumah masing masing, ada yang membersihkan rumah dari genangan air, ada yang memperbaiki atap dan bagi warga yang tidak mengalami kerusakan membantu secara bersama-sama memperbaiki rumah warga yang bocor, kerja bakti dilanjutkan membersihkan selokan dan jalan komplek hingga malam, kita berdoa semoga ini tidak terjadi lagi.

Baca juga:  CN 235 - 220 MPA Perkuat Skadron Udara 5

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel