Berita

Rapat Alih Kodal PPRC Digelar di Lanud Abd Saleh

Dibaca: 129 Oleh 19 Jan 2018Tidak ada komentar
Rapat Alih Kodal PPRC Digelar di Lanud Abd Saleh
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Staf Divisi 2 Kostrad Brigjen TNI Syafrial, psc, M.Tr.(Han) memimpin rapat pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2018 – 2020 dari Divisi Infanteri 1/Kostrad kepada Divisi-2/Kostrad, yang dilaksanakan di Gedung Binayuda Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Kamis (18/1).

Rapat pembentukan panitia alih Kodal diikuti oleh jajaran Asisten Kostrad, Satgasrad, para Dansat, Satgasud, Satgasla. Juga dihadiri komandan Wing 2 lanud Abd saleh Kol Pnb Meka Yudanto, S.Sos M.AP., Kepala Dinas Operasi Lanud Abd  Kolonel Pnb Reza Sastranegara, S.Sos M.AP, Kepala Dinas personel Letkol Pnb Erwin Sugiandi, Kepala Dinas Logistik Kolonel Tek S.A Bangkit. Dalam sambutannya Kasdiv 2 Kostrad menyatakan “rapat ini merupakan rapat kedua dan akan adalagi rapat akhir yang harinya akan ditentukan kemudian. Kasdiv 2/ Kostrad juga menjelaskan bahwa PPRC telah mengalami perkembangan hingga seperti sekarang ini. Alih Kodal dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun sekali, dari wilayah barat ke wilayah timur atau sebaliknya, dengan tujuan untuk memberikan pengalaman tugas PPRC TNI secara luas dan komprehensif. PPRC bertugas melaksanakan tindakan reaksi cepat terhadap berbagai ancaman yang terjadi, yakni menangkal, menyanggah awal dan menghancurkan musuh yang mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia baik OMP maupun OMSP.” jelasnya.

Baca juga:  Lanud Tanjungpinang Gelar Baksos Kesehatan

Pada tugas operasi militer untuk perang PPRC TNI memiliki tugas lain, yaitu menahan dan mendisorganisasi kekuatan musuh atau lawan di wilayah tertentu dan menghancurkan atau mencegah infiltrasi musuh atau lawan di wilayah tertentu. Sementara pada operasi militer selain perang, PPRC TNI memiliki tugas sebagai penindak awal atau mencegah meluasnya gerakan separatis pengacau bersenjata dan melaksanakan penindakan terhadap terorisme bersenjata dalam batas kemampuan PPRC,” ungkapnya. Sehingga ketiga matra mempunyai perannya masing-masing.  Selain itu, PPRC TNI mempunyai pedoman tepat dalam menuju sasaran dan wilayah tertentu serta singkat dalam proses dan waktu yang dibutuhkan. sedangkan hal-hal yang perlu dipedomani dalam pelaksanaan PPRC TNI yakni Ikuti/kaji perkembangan situasi secara akurat, Pelihara dan tingkatkan kemampuan dan Profesionalisme, Pelihara alkap dan gunakan secara prosedur hindari kecelakaan, Tingkatkan moril dan juang sebagai prajurit PPRC dan menempatkan tugas sebagai kehormatan serta Hindari pelanggaran sekecil apapun.

Menurut rencana Serah terima Alih Kodal PPRC TNI Tahun 2018 – 2020 dilaksankan bulan Februri 2018 dan dilaksanakan di Lanud Abdulrachman saleh dari Pangdivif 1/Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman kepada Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Agus Suhardi . Alih Kodal PPRC melibatkan 3.000 an personel TNI dan rencananya semua Kepala Staf masing masing angkatan  akan hadir : Kasad, Kasal, Kasau,  dan pejabat TNI lainnya  dan tentunya Irup Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP.

Baca juga:  Ceramah Kesehatan dan BPJS di Lanud Roesmin nurjadin

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel