Berita

Rapat evaluasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung

Dibaca: 59 Oleh 25 Sep 2020Tidak ada komentar
Rapat evaluasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung
#TNIAU 

TNI AU. BANDUNG.  Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) Kota Bandung melaksanakan Rapat Evaluasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid 19 Balai Kota Bandung, Kamis (24/09/2020).

Walikota Bandung Bapak Oded M. Danial menyampaikan inti dari rapat evaluasi yaitu mengenai evaluasi pelaksanaan AKB dan bagaimana perbaikan atau tindak lanjut kedepannya. AKB ini dikatakan berhasil apabila Perwalikota bisa berjalan dengan efektif, apa yang tertera didalam Peraturan Walikota harus betul-betul bisa dijalankan oleh masyarakat, untuk bisa menjalankannya tentunya butuh kesadaran dari seluruh warga masyarakat dan juga butuh pengawasan yang efektif dari gugus tugas dan penyelenggara pemerintahaan. Agar masyarakat sadar, tentunya harus memahami, dan untuk memahaminya perlu dilakukan sosialisasi yang masif.

Walikota Bandung menghimbau kepada SKPD terkait agar dapat mengawasi secara intensif, gugus tugas harus hadir dititik keramaian dan indikator keberhasilan harus terukur. Harus ada eviden bukti pelaksanaannya, ujarnya.

Kesimpulan dari Hasil Survei Persepsi dan Produktivitas masyarakat Kota Bandung di masa AKB, yaitu :

  1. Secara umum survei melalui media teknologi informasi baru dapat menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki tingkat literasi dan aksesibilitas internet yang baik.
Baca juga:  Ribuan Warga Padati Bulan Dirgantara Indonesia 2019 di Lanud Rsn

     2.Berdasarkan hasil survei, responden mengetahui dan memahami kebijakan AKB di Kota Bandung. Dalam perspektif ekonomi masyarakat menerima dengan baik kebijakan AKB ini, meskipun         demikian dari aspek kesehatan tetap ada kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19 ketika harus beraktivitas di luar rumah.

  1. Terdapat ketidaktaatan dari sebagian responden terhadap penerapan protokol kesehatan khususnya mereka yang bekerja di sektor non formal dan berusia muda.
  2. Hampir sebagian tempat kerja terutama instansi pemerintahan telah menerapkan aturan dan menyediakan sarana protokol kesehatan.
  3. Responden yang bekerja di instansi pemerintahan tidak mengalami perubahan waktu kerja yang signifikan, namun, untuk masyarakat yang bekerja sebagai karyawan swasta, buruh, dan wiraswasta masih banyak yang menyatakan waktu kerjanya berkurang bahkan menjadi tidak menentu, hal ini menyebabkan pendapatan mereka menurun, sementara dari sisi pengeluaran terjadi peningkatan.
  4. Di masa AKB, selain aktivitas bekerja, masyarakat telah melakukan aktivitas lain terutama kegiatan keagamaan, olahraga dan aktivitas lain yang terkait dengan hobi

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakil Walikota Bandung Bapak Yana Mulyana. S.E., M.M., Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Bonang Bayuaji Gautama, S.E., M.M., Kapolres Bandung AKBP Pol Ulung Sampoerna Jaya, Dandim 0618 BS Kota Bandung Kolonel Inf Sugiyono dan para toko masyarakat dan agama serta para tenaga medis kota Bandung.

Baca juga:  PIA AG CABANG 14/D-I LANUD PADANG HADIRI, TATAP MUKA DARMA PERTIWI DAERAH “A”

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel