Berita

Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Asap Provinsi Kalsel

Dibaca: 8 Oleh 25 Sep 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan, lahan dan kebun menjadi sorotan didalam Negeri tapi juga dunia luar. Dalam penanganan kebakaran hutan, lahan dan kebun tersebut, Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan upaya-upaya peningkatan efektivitas kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran hutan, lahan dan kebun. Untuk kesiapsiagaan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan wilayah Kalimantan Selatan, Selasa, (23/9) dilaksanakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Diwilayah Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Aula Bhayangkara Mapolda Kalsel.

Dalam Rakor di aula bhayangkara tersebut turut hadir Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A. Rapat koordinasi tersebut dipimpin Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin, SH., dan hadir pula sebagai pembicara Gubernur Kalsel H. Rudy Ariffin, Kajati Kalsel Pudji Basuki Setijono, Kabinda Kalsel Brigjen TNI Okta Hendari, Komandan Korem 101/Ant Kolonel Inf Suharjono, dan Inspektur Utama BNPB RI Bintang S.M.

Gubernur Kalsel H. Rudy Ariffin menyatakan status siaga darurat asap, dan semua unsur pimpinan daerah diminta menjaga dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang menjadi penyebabnya. Gubernur juga menyampaikan, rakor yang dilangsungkan tersebut akan diteruskan kedaerah kabupaten/kota untuk diminta mengaktifkan posko-posko penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing, untuk menanggulangi kondisi darurat asap di daerah Kalsel yang sudah dimulai pada 16 September lalu hingga 31 Oktober nanti. Gubernur menghimbau harus memberdayakan masyarakat yang peduli lingkungan, dengan saling koordinasi dengan penanggulangan bencana asap, untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan agar tidak dibakar, selain itu langkah untuk meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI untuk daerah Kalsel diberi hujan buatan juga terus dilakukan.

Baca juga:  Dankorpaskhas : Perang Merupakan Jalan Terakhir

Kapolda Kalsel menegaskan, pihak kepolisian diseluruh Kalsel juga akan disiagakan membantu penanggulangan bencana asap didaerah Kalsel, yakni, menyelidiki dan menindak siapa saja yang sengaja membakar kawasan hutan dan lahan. Pembakar hutan dan lahan yang tidak bertanggung jawab akan dipastikan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Inspektur Utama BNPB RI mengakui bahwa daerah Kalimantan merupakan penyumbang cukup besar bencana asap yang imbasnya sudah menyerang kebeberapa negara tetangga. Sehingga, BNPB RI memberikan perhatian khusus pula bagi daerah di Kalimantan untuk memberikan bantuan baik berupa dana maupun peralatan untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, termasuk di wilayah Kalsel. BNPB RI akan berupaya untuk menyiapkan helikopter pembom air yang disewa dari Rusia guna membantu melakukan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan didaerah ini.

Kesiapsiagaan membantu penanggulangan bencana asap ini juga dinyatakan Komandan Lanud SAM bahwa akan mendukung dan membantu dalam proses Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau yang sering dikenal dengan istilah hujan buatan apabila dibutuhkan, sebagaimana dukungan yang diberikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel untuk mengatasi serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, yang menjadi penyebab adanya asap diwilayah Kalsel. Rakor tersebut dihadiri oleh Danlanal Banjarmasin, Dandenpom VI/MLW Banjarmasin, Walikota Banjarmasin, Ketua Basarnas Prov Kalsel, Ditjen PHKA Kemenhut, para pejabat utama Polda Kalsel dan segenap stakeholder serta perwakilan instansi-instansi terkait lainnya.

Baca juga:  WARGA LANUD ATANG SENDJAJA PERINGATI MAULID NABI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel