Berita

Rapat Koordinasi Rentinkon Kotamaops TNI Wilayah Barat tahun 2017 di Makoopsau I

Dibaca: 145 Oleh 18 Jul 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Makoopsau I menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Redntinkon Kotamaops TNI tahun 2017 wilayah barat TA. 2016, yang berlangsung dari tanggal 18-20 Juli 2016. Acara pembukaan rakor dilaksanakan tadi pagi di ruang suryadarma Makoopsau I (18/2), dihadiri oleh Pangkoopsau I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., Kas Koopsau I, Para peninjau, nara sumber dan pejabat koopsau I. Peserta rakor adalah para asops dan asintel Kotamaops TNI yang berjumlah 18 orang yang berasal dari seluruh Kotamaops TNI wilayah Barat.

Pangkoopsau I dalam amanatnya mengatakan bahwa suatu kehormatan dan juga kebanggaan bagi Koopsau I, kali ini terpilih sebagai tuan rumah tempat pelaksanaan Rakor Rentinkon Kotamaops TNI tahun 2017 wilayah barat TA. 2016, yang direncanakan berlangsung selama tiga hari di Makoopsau I, dengan mengusung tema tema, “Kotama operasi TNI siap mengantisipasi dan merespon setiap kemungkinan kontijensi yang akan terjadi di wilayah tanggung jawabnya”.

“Saya menilai pelaksanaan Rakor ini sangatlah penting, guna membahas rencana tindakan Kotamaops TNI dalam menghadapi kontijensi tahun 2017 di wilayah barat, dengan sasaran merumuskan kontijensi terpilih untuk dijadikan bahan masukan dalam penyusunan rencana kontijensi (renkon) TNI, ujar Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna.

Baca juga:  Danlanud Soewondo Pimpin HUT Ke-70 Korpaskhas di Wilayah Medan

Lebih lanjut dalam akhir sambutannya, Pangkoopsau I berharap dalam kegiatan Rakor ini, para paserta Rakor dapat mencurahkan segenap pemikiran dan saling memberi masukan dalam penyusunan Rentinkon Kotamaops TNI wilayah barat, sehingga produk yang dibahas akan dapat mencapai sasaran yang ingin dicapai yaitu: terumuskannya kontijensi yang mungkin terjadi di wilayah tanggungjawab Kotamaops TNI berdasarkan perkiraan ancaman, terumuskannya rencana tindakan masing-masing Kotamaops TNI dalam menghadapi kontinjensi pada tahun 2017, serta tersusunnya kontinjensi terpilih untuk dijadikan bahan masukan dalam penyusunan Renkon TNI tahun 2017.

Sementara itu Asops Panglima TNI, yang diwakili oleh Paban II /Ops Sops Mabes TNI dalam sambutannya menjelaskan, bahwa perkembangan Lingstra dan mengamati fenomena alam Indonesia, merupakan faktor pemicu ketidakstabilan Hankam. Guna mengantispasi faktor tersebut, Kotamaops TNI memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam rangka OMP dan OMSP.

Lebih lanjut Asops Panglima TNI mengatakan, tujuan diselenggarakan Rakor ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapsiagaan Kotamaops TNI dalam mengantisipasi kemungkinan kontinjensi di wilayah masing-masing dan diharapkan menjadi sarana yang tepat untuk koordsinasi, sehingga mampu menghasilkan RO Kotamaops TNI yang aplikatif dan mencerminkan interoperabilitas yang efektif antara satuan TNI dan instansi lainnya di wilayahnya.

Baca juga:  Komandan Pusdiklat Paskhas Memberikan Santiaji Untuk Prajurit Siswa Semata PK A-80.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel