Berita

Rapat Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual di Koharmatau

Dibaca: 74 Oleh 17 Mar 2017Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Komandan Koharmatau, Marsekal Pertama TNI I. Triyandono.P,S.Mn. membuka Rapat Pencocokan Penyusunan Data Laporan Keuangan Kemhan dan TNI Berbasis Akrual Tahun Anggaran 2016 di Gedung Budiardjo, Mako Koharmatau Bandung, Kamis (16/3). Kegiatan yang diikuti oleh 85 personel Pekas TNI Wilayah Jawa Barat diisi dengan pembekalan dari Tim Pusku Kemhan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Keuangan Kemhan, Kolonel Adm Danang Hadiwibowo, S.E., M.M.

Hadir pada pembukaan rapat, Wadan Koharmatau Marsma TNI Hadi Suwito, S.E., Asren Koharmatau, Kaku Koharmatau, Kaku Korpaskhasau, Kasubdit Akutansi Ditkuad, Ka Kupus II Ditkuad dan Ka Kudam III Siliwangi.

Dalam sambutannya, Dankoharmatau menyebutkan bahwa sistem pelaporan keuangan merupakan suatu hal yang harus di pahami dan dilaksanakan secara benar sesuai dengan peraturan yang ada. Sistem pelaporan keuangan tentunya bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya. Secara spesifik, tujuan pelaporan keuangan adalah untuk menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan dan untuk menunjukkan akuntabilitas pelaporan menuju penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian, ungkapnya

Baca juga:  Dankorpaskhas Meninjau Rumah Prajurit Paskhas Terkena Musibah Banjir

Pada bagian lain, Dankoharmatau menyampaikan bahwa apabila Laporan Keuangan tidak dilaksanakan dengan baik, maka akan terjadi kesalahan dalam pelaporan keuangan tersebut. Kegiatan ini tentunya dilaksanakan dalam rangka meminimalisir penyimpangan-penyimpangan baik bersifat administrasi maupun teknis dengan harapan Penyusunan Laporan Keuangan Kemhan dan TNI Tahun Anggaran 2016 transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang ada.

Kapusku Kemhan dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tahap dalam rangka mengadakan penyempurnaan atas data yang telah diketahui bahwa perlu diadakan revisi atau penyesuaian sesuai kaidah dan dokumen sumber yang benar. Pimpinan telah mencanangkan komitmen bahwa Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian adalah harga mati, oleh sebab itu segala kekurangan harus segera dilengkapi serta hasil perbaikan data ini akan dijadikan bahan dalam pertemuan antara Kemhan, Kemkeu dan BPK, tegasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel