Berita

RAPIM TNI AU 2014, KASAU : BERKOMITMEN BENAHI MENTALITAS KINERJA

Dibaca: 5 Oleh 27 Jan 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Terjadinya penyimpangan atau kekeliruan dalam proses penyiapan alutsista akan melemahkan kekuatan TNI Angkatan Udara yang menjadi parameter keberhasilan tugas pokoknya, untuk itu TNI AU harus meningkatkan kinerja komitmen untuk membenahi mentalitas dan kinerja disegala bidang khususnya dalam hal penyiapan alutsista.

Demikian dikatakan Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU dan Apel Komandan Satuan (Dansat) 2014 di Mabesau Cilangkap. Senin (27/1).

Dikatakan, sejak tahun 2010 kita sudah menerima Tunjangan Kinerja/ Remunerasi yang merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada TNI, sehingga kita dituntut untuk lebih profesional dan bertanggung jawab atas amanat dan tugas yang diberikan negara kepada kita.

Kasau menjelaskanj pada tahun 2013 lalu TNI telah mendapat penilaian kriteria Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan (WTPDPP) dari BPK. Sehingga untuk tahun ini diharapkan dengan kerja keras kita bersama dapat meningkat jadi kriteria Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Memantapkan profesionalisme TNI AU, ujar Kasau, merupakan suatu upaya yang harus dilakukan secara terus menerus secara terprogram dan berkelanjutan lewat upaya penataan peningkatan kapasitas organisasi serta interoperabilitas dengan unsur TNI lainnya. Dalam implementasinya, profesionalitas TNI ditunjukkan dengan kemahiran menggunakan peralatan militer, mampu melaksanakan tugas secara terukur dan memenuhi nilai-nilai akuntabilitas, baik perorangan maupun satuan.

Baca juga:  Sosialisasi Peraturan Keuangan di Lingkungan Kemenhan RI Dilaksanakan di Lanud Adisutjipto

Menjaga stabilitas, kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI merupakan pernyataan yang menyiratkan dukungan TNI AU untuk mewujudkan situasi yang kondusif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara serta dalam menyikapi isu-isu strategis yang dapat menjadi ancaman dan gangguan bagi keutuhan bangsa dan negara. Khusus menghadapi Pemilu Legislatif dan presiden maka TNI AU akan memegang teguh azas netralitas, namun ikut memiliki tanggungjawab moral dan konstitusional untuk mendukung suksesnya Pemilu dengan aman dan tertib.

Dalam kaitan itu, maka pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI AU tahun 2014 sebagai tahun terakhir pencapaian Renstra TNI AU 2010-2014 harus diorientasikan bagi mantapnya profesionalisme TNI AU dan dilaksanakan melalui langkah-langkah yang konkret, konstruktif dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada tahun 2014 TNI AU akan menerima kedatangan berbagai jenis pesawat modern sebagai bagian dari perencanaan pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI Angkatan Udara sesuai Renstra pembangunan TNI AU tahun 2010-2014.

Rapim TNI AU dan Apel Komandan Satuan 2014 ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Pimpinan TNI yang baru saja dilaksanakan sebagai upaya untuk memantapkan konsolidasi dalam jajaran Angkatan Udara, sehingga lebih memantapkan peran masing-masing sesuai bidang tugasnya serta Kepedulian Angkatan Udara terhadap agenda nasional tahun 2014 khususnya penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden mendatang.

Baca juga:  PERTANDINGAN ANTAR PLETON, KOMPI “D” BS PASKHAS KUPANG

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel