Berita

Rapim TNI AU Tahun 2020, Kasau : Pentingnya Kekuatan Udara Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

Oleh 31 Jan 2020 Tidak ada komentar
Rapim TNI AU Tahun 2020, Kasau : Pentingnya Kekuatan Udara Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI
#TNIAU 

HALIM PERDANA KUSUMA, DISPENAU. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., menegaskan kekuatan udara merupakan penangkal sekaligus penindak awal dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Kasau dalam sambutannya ketika membuka secara resmi Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Udara Tahun 2020, di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim, Jakarta Timur, Kamis (30/1/2020).

Dikatakan Kasau, kejadian di laut Natuna Utara beberapa waktu yang lalu, telah menjadi wake-up call bagi para pemangku kebijakan, baik di level eksekutif maupun legislatif.

“Pemerintah semakin menyadari bahwa kekuatan pertahanan bukanlah pembiayaan, melainkan suatu investasi yang sangat berharga bagi masa depan bangsa Indonesia,” lanjut Kasau.

Kasau juga mengatakan pertahanan yang tangguh merupakan multiplier effect dalam mengonversi capabilities menjadi bargaining power dalam pelaksanaan diplomasi pertahanan. Kemudian keunggulan di udara hanya dapat dicapai dengan memiliki air power yang tangguh, mulai dari unsur, sensor, command and control, shooter hingga support sistemnya.

“Saya menyakini kurun waktu seminggu terakhir ini sebagai titik krusial dalam menentukan masa depan pertahanan Indonesia, khususnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas setahun ke depan,” ujar Kasau.

Baca juga:  Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Udara Pukau Warga Kota Pontianak

Terkait dengan penambahan anggaran TNI AU menjadi sebesar 16,7 triliun rupiah, atau naik sekitar 2,3 triliun rupiah, Kasau meminta konsekuensinya harus ada peningkatan kesiapan alutsista Udara maupun peningkatan kesejahteraan prajurit TNI Angkatan Udara.

“Ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada penyelewengan anggaran, dalam bentuk apa pun dan sekecil apa pun dan berpedoman pada effect based dan interoperabilitas antara ketiga angkatan, yang pelaksanaannya dilakukan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” pinta Kasau.

Pada bagian lain sambutannya, Kasau menginginkan para narasumber dalam kegiatan rapim TNI AU, dapat memberikan saran dan kritik yang konstruktif, bukan hanya pada hal normatif saja. Hal ini sesuai dengan semangat yang saat ini di bangun, yaitu melakukan continuous improvement.

“Saya meyakini, there is still a lot of room for improvement, untuk TNI Angkatan Udara yang semakin baik di masa kini dan masa mendatang,” ucap Kasau.

Pada Rapim kali ini TNI AU mengundang beberapa nara sumber guna berdiskusi, yaitu Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas, Ir. Slamet Soedarsono, MPP, QIA, CRMP, OGAP., Direktur Pelaksanaan Anggaran Kementrian Keuangan, Soedarsono, kemudian Ronald Andrea Annas, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan di Kemenpan RB, dan Dr. Hendra Susanto, S.T., M.Eng., M.H., CFrA., Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara I Bidang Polhukam, yang dipandu oleh Chacha Anisa sebagai moderator.

Baca juga:  VIP Social Event dan Joy Flight Lanud Abd Saleh, Ramaikan Bulan Dirgantara

Rapim TNI AU dihadiri 347 peserta yang terdiri dari para Panglima/Komandan seluruh satuan di jajaran TNI AU ini mengusung tema “TNI Angkatan Udara yang Profesional, Militan, dan Inovatif, sebagai garda terkuat dan terunggul Tentara Nasional Indonesia”.

“Tema ini tidak bermaksud untuk membuat kita merasa superior, namun bertujuan untuk menimbulkan kesadaran akan pentingnya kekuatan udara sebagai penangkal sekaligus penindak awal dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Kasau.

Pada kesempatan ini juga berikan penghargaan kepada personel TNI AU atas dedikasi dan upaya yang dilakukan guna menyelamatkan personel dan alutsista dari kemungkinan terjadinya accident pada pesawat Grob dengan nomor registrasi LD-1218 dan C-130 Hercules dengan nomor registrasi A-1321, yang diserahkan secara langsung oleh Dankodiklatau.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel