Berita

Rekreasi Edukasi di Muspusdirla

Dibaca: 5 Oleh 05 Mar 2012Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Hampir setiap pelancong yang datang mengunjungi tempat-tempat wisata di Propinsi Daerah Istimewa Yogjakarta selalu mengagendakan kunjungan ke Museum Pusat TNI Angkatan Udara. Hal ini tidak mengherankan, karena nama Museum Pusat TNI Angkakatan Udara Dirgantara Mandala memang sudah membumi dan dikenal oleh masyarakat.

Terletak di kawasan Lanud Adisutjipto, museum kedirgantaraan terbesar di Asia Tenggara ini memang banyak menyimpan kisah perjalanan TNI AU. Tidak hanya cerita sejarah, namun di museum yang mempunyai luas 8765 m² dengan 40 koleksi pesawat ini juga menyimpan cerita-cerita tentang kegagahan “elang-elang perkasa” penjaga Dirgantara Indonesia.

Museum Pusat TNI Angkakatan Udara Dirgantara Mandala dengan koleksi-koleksinya yang lengkap inilah yang menjadi daya tarik banyak pengunjung. Salah satunya rombongan dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Rajapolah, Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Melalui kegiatan Karya Wisata, 150 siswa kelas 2 yang didampingi para guru, Sabtu (3/3), mengunjungi museum kebanggaan TNI Angkatan Udara itu.

Selama di museum, para siswa mendapat penjelasan dari pemandu museum, Haryanto. Dalam panduannya, Haryanto mengisahkan keberanian dan kegagahan TNI Angkatan Udara yang ditunjukkan oleh “elang-elang muda” pada masa Perang Kemerdekaan Pertama dengan menyerang benteng-benteng pertahanan Belanda di tiga kota, yaitu Semarang, Salatiga dan Ambarawa.

Baca juga:  BRIGAN SIAP AMANKAN ALUTSISTA LANUD ISWAHJUDI

“Akibat serangan elang-elang muda, benteng pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa menjadi porak poranda,” tuturnya.

Dalam perjalanan keliling melihat-lihat koleksi, Haryanto juga menceritakan tentang Operasi Udara TNI AU, baik operasi dalam menumpas DI/TII, Permesta, Trikora, Dwikora maupun Latihan Bersama TNI AU dengan Angkatan Udara negara-negara sahabat.

Guru pendamping Karya Wisata, Ibu Tuti Maryani menjelaskan, selain untuk berekreasi, kunjungan para siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Rajapolah ke Museum Pusat TNI Angkakatan Udara Dirgantara Mandala juga dimaksudkan untuk belajar sejarah perjuangan bangsa, utamanya sejarah TNI Angkatan Udara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel