Berita

RESPONS KOOPSAU I ATAS BENCANA ALAM

Dibaca: 10 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

GEMPA BUMI

SUMBAR DAN BANJIR BANDANG MANGGARAI-NTT

 

Musibah datang silih berganti di negeri ini. Belum usai upaya penanggulangan bencana banjir bandang di Kabupaten Manggarai, NTT, kemarin (Selasa, 8/3) kawasan Sumbar dilanda bencana gempa bumi dengan kekuatan 5,8 SR. Korban jiwa kembali berjatuhan, sarana dan prasarana kehidupan pun hancur berantakan.

 

Jajaran Komando Operasi TNI AU (Koopsau) I segera bertindak cepat. Hari ini tak kurang lima pesawat digerakkan ke kawasan bencana dengan misi utama membawa bantuan sosial (bansos), foto udara, dan SAR. Foto udara dilakukan tadi pagi oleh pesawat F-27 yang melakukan pemotretan dari udara dan hasilnya segera diberikan kepada Gubernur Sumbar sebagai bahan masukan untuk memberikan penjelasan kepada Presiden yang rencananya besok akan berkunjung ke lokasi bencana. Sementara itu pesawat lainnya adalah dua pesawat angkut berat Hercules C-130, dan masing-masing sebuah pesawat angkut sedang CN-235 serta helikopter Twinpack.

 

Pesawat Hercules A-1323 dengan pilot Mayor Pnb Bambang terbang ke Padang dengan membawa bansos berupa Tenda & Kid Ware seberat 760 kg dari Depkes, Biscuit dari MPASI seberat 5.000 kg, Family Kid & Sembako dari Depsos 2.000 kg, dari Babek TNI memberikan ransum seberat 2.020 kg, dan Walubi menyalurkan bantuan tenda seberat 300 kg. Total bantuan yang dibawa seberat 10.070 kg.

Baca juga:  LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT SD SE-KABUPATEN NATUNA

 

Sementara itu helikopter Twinpack H-3406 dengan pilot Kapten Pnb Sony berangkat dari Lanud Pekanbaru menuju lokasi bencana di Sumbar dengan misi membawa bansos sekaligus SAR.

 

Sedangkan untuk Manggarai, dengan misi yang sama diberangkatkan pesawat Hercules A-1321 dengan pilot Kapten Pnb Ucok, membawa bansos seberat tujuh ton lebih. Kemudian pesawat CN-235 bernomor A-2307 dengan pilot Latkol Pnb Tribowo bergerak dengan rute Halim – Maumere – Ruteng – Maumere secara berulang untuk mengangkut bansos.***

 

 

SUMBER : PENERANGAN KOOPS I

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel