Berita

REVITALISASI INDUSTRI PERTAHANAN

Dibaca: 37 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Industri pertahanan merupakan salah satu pilar penting bagi keamanan nasional terutama pertahanan negara. Terwujudnya kemandirian industri pertahanan nasional akan menjadi sangat penting didalam mengurangi ketergantungan alutsista TNI, memperkecil resiko dan kerawanan serta kelangkaan alutsista yang diakibatkan oleh embargo dan sekaligus dapat meningkatkan daya getar yang tinggi.

 

Secara umum peran industri pertahanan nasional saat ini relatif masih belum maksimal karena belum dimanfaatkan secara penuh bagi alutsista TNI . Hal itu dikatakan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro ketika memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa Seskoau angkatan ke-47, di Gedung Srutasala Seskoau Lembang Bandung Barat, Rabu (23/3).

 

“Menurut Menhan revitalisasi industri pertahanan diarahkan pada suatu kemampuan industri strategis didalam memproduksi alutsista yang berorientasi pada karakter peperangan modern sesuai Revolution in Military Revolutions Affairs (RMA), sehingga dapat menghindari pembelian atau pengadaan alutsista yang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan saat ini, “katanya

 

Lebih lanjut Menhan mengatakan,”tujuan revitalisasi industri pertahanan adalah untuk mendukung sistem pertahanan, mendukung pengembangan ekonomi dan mengoptimalkan pengadaaan alutsista dalam negeri,”ujarnya.

Baca juga:  Tiga Orang Prajurit Batalyon Komando 467 Paskhas Terlibat sebagai Pasukan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke-76 di Istana Negara

 

Selain dari program pengembangan industri dalam negeri, khususnya BUMN Industri Strategis seperti PT. PAL, PT.DI, PT. Pindad, PT. Dahana, PT. LEN, PT. INTI dan PT. Krakatau Steel.diharapkan mampu memenuhi kebutuhan alussista Nasional baik pada saat ini dan masa akan datang.

 

Pembekalan yang diberikan Menhan kepada Pasis Seskoau angkatan ke-47 dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja I yang mengambil tema “Manajemen Pertahanan Negara dalam Pemberdayaan BUMNIS dan Badan Usaha Lainnya guna Kemandirian Pemenuhan Alutsista TNI AU. Pembeklan juga diberikan oleh Menristek Suharna Surakranata dan dari PT. DI bandung.

 

Hadir dalam pembekalan Komandan Seskoau, Marsma TNI Ign Basuki, para Pejabat dan Patun Seskoau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel