Berita

RIBUAN PRAJURIT TNI WILAYAH MAKASSAR MENERIMA PENGARAHAN PANGLIMA TNI

Dibaca: 4 Oleh 09 Jun 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit TNI, baik TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara sewilayah Makassar di Hanggar Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Senin (9/6). Pengarahan Panglima TNI yang berlangsung kurang lebih tiga puluh menit tersebut, dihadiri Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar, Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Abdul Muis, Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Ari Sudewo, Pangkosekhanudnas II Marsekal Pertama TNI A. Dwi Putranto, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Dody Trisunu, para Kepala Staf serta para pejabat staf dari masing-masing satuan yang ada sewilayah Makassar.

Mengawali pengarahannya Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyampaikan rasa hormat, bangga dan terima kasih kepada para prajurit TNI yang telah bekerja dan melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan aturan yang ada, khususnya tentang netralitas TNI yang harus dipahamai bagi seluruh prajurit, khususnya para komandan, apa yang dimaksud dengan netralitas.

Pengarahan Panglima TNI berkaitan dengan sosialisasi secara langsung dan lebih dekat dengan para prajurit menyikapi pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden 2014, sekaligus menepis pemberitaan akhir-akhir ini tentang isu oknum Babinsa yang diduga melakukan tindakan tidak netral, namun ternyata isu tersebut tidaklah benar. Panglima TNI menegaskan bahwa perintah Panglima TNI sudah sangat jelas, TNI bersikap netral dalam Pemilu, sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi tahun 2014, serta Panglima TNI telah memerintahkan melalui surat Telegram kepada satuan bawah untuk bersikap netral, sekaligus akan memberikan sanksi tegas kepada siapapun yang melanggar netralitas TNI.

Baca juga:  Tetap Perhatikan Keamanan Dan Kesehatan

Panglima juga menegaskan, bahwa komando kewilayahan bukan hanya kerja TNI Angkatan Darat saja, namun komando kewilayahan juga tugas dan mencakup dari tugas TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, untuk itu sangatlah penting tugas pembinaan teritorial. Peran Babinsa dan territorial sangat strategis dan sangat luas cakupannya, untuk itu laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tidak ada penyimpangan-penyimpangan dari aturan yang ada, apalagi melaksanakan pesan-pesan dari sekelompok atau organisasi untuk kepentingannya.

Usai memberikan pengarahan Panglima TNI bersama rombongan melanjutkan kegiatan yang sama menuju ke Ternate, Pattimura dan Kendari Sulawesi Tenggara, dengan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel