Berita

“Road To Zero Accudent” Puslaiklambangjaau di Lanud Husein Sastranegara

Dibaca: 32 Oleh 15 Apr 2022April 18th, 2022Tidak ada komentar
1 9
#TNIAU 

TNI AU. Personel Lanud Husein Sastranegara dan perwakilan Skadron Udara 2 dan Skadron Udara 31 serta Skatek 021  mengikuti acara Sosialisasi dan Survei Road To Zero Accident (RTZA) yang diselenggarakan oleh Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau) bertempat di Gedung  Graha Antariksa. Kamis, (14/4/2022).

Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia D, S.T., M.M., M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Husein Sastranegara Letkol Pnb Yulius Marvien Aryaka, M.Si.,  berharap dalam sosialisasi ini  dapat dijadikan bahan acuan untuk menekan semaksimal mungkin terjadinya accident  di Satuan Kerja Lanud Husein Sastranegara sehingga tercapai zero accident.

Sementara Direktur Keselamatan Terbang dan Kerja, Puslaiklambangjaau Marsekal Pertama TNI Riadi Widyoko saat membacakan sambutan Kapuslaiklambangjaau, Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A.,  mengatatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang diselenggarakan Puslaiklambangjaau untuk meningkatkan angka keselamatan terbang dan kerja, guna membangun budaya keselamatan (safety culture) yang positif di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  Sosialisasi Doktrin Pembinaan Potensi Dirgantara di Lanud Sam Ratulangi

Sementara Letkol Tek RB.Eko Nuredi selaku nara sumber mengatakan bahwa salah satu bentuk pembinaan tersebut adalah pembinaan keselamatan terbang dan kerja dalam rangka mencapai Zero Accident.  Dalam upaya mengembangkan pembinaan keselamatan terbang dan kerja, Puslaiklambangjaau melaksanakan kegiatan berupa kegiatan sosialisasi, survei dan ceramah ke satuan operasional jajaran TNI AU.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, kegiatan RTZA Lambangja ini merupakan salah satu sarana komunikasi untuk mendapatkan saran, masukan, dan evaluasi terkait kendala atau hambatan yang ditemui di lapangan, sehingga dapat digunakan untuk perbaikan pola pembinaan yang lebih komprehensif, terpadu, dan berkesinambungan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel