Berita

Road To Zero Accident Lambangja AU Di Lanud Abd

Dibaca: 3 Oleh 05 Agu 2016Tidak ada komentar
Road To Zero Accident Lambangja AU Di Lanud Abd
#TNIAU 

 Tugas mengawaki alutsista TNI Angkatan Udara sangat rawan dengan resiko, jika resiko tersebut gagal kita kelola, maka akan menimbulkan potensi terjadinya incident ataupun accident yang secara langsung akan mengurangi kesiapan operasional alutsista TNI AU, demikian penekanan Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI H. RM. Djoko Senoputro, S.E., M.M. dalam sambutannya dalam rangka menerima kunjungan dari Tim Road to Zero Accident Dislambangjaau (Dinas Keselamatan Terbang Dan Kerja), bertempat di Gedung Binayudha Lanud Abd Saleh dihadiri oleh para Pejabat lanud Abd Saleh, Depohar 30, Insub baik Denmatra dan Yonko 464 dan Perwira Lanud Abd. Kamis, (4/8).

Lebih lanjut dikatakan, jika hal itu terjadi maka akan berdampak yang lebih besar yaitu berkurangnya kemampuan TNI AU dalam melaksanakan tugas pertahanan di udara. Untuk itu kondisi aman dan selamat dalam setiap pelaksanaan tugas harus menjadi prioritas utama, sehingga terwujudnya zero accident merupakan realisasi keberhasilan kita dalam melaksanakan tugas. Seorang prajurit TNI AU juga sudah seharusnya menjadikan safety sebagai nafas dalam setiap pelaksanaan tugas, karena budaya safety menghendaki adanya kesadaran, kebiasaan dan ketulusan setiap individu dalam melaksanakan tugas. Semoga ceramah ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi warga lanud abd saleh beserta insub, sehingga dalam melaksanakan tugas akan lebih baik dan terhindar dari incident maupun accident.

Baca juga:  SATKES KOSEKHANUDNAS I BERIKAN CERAMAH KESEHATAN

Ketua tim sosialisasi RTZA (road to zero accident) Marsma TNI H. Chairil Anwar, mengatakan, “ceramah Lambangja mempunyai 4 sasaran : tidak ada kecelakaan, tidak ada cidera terhadap manusia, tidak ada kerusahan terhadap benda/materiil, tidak ada kerusakan terhadap lingkungan”.paparnya. Untuk mengingatkan kembali akan pentingnya keselamatan terbang dan kerja guna mencegah, mengurangi dan meminimalkan resiko kecelakaan kerja (zero accident) bagi prajurit TNI AU. Selain itu, untuk mendapatkan wawasan serta pengetahuan tentang lambangja, juga mampu meng-gugah kesadaran akan pentingnya lambangja. Dengan kesadaran akan lambangja pada setiap personel, diharapkan kondisi mendatang akan semakin baik dengan perbaikan secara terus menerus, zero accident akan dapat kita capai sehingga pelaksanaan tugas TNI AU dapat terlaksana secara optimal.

Selain sosialisasi RTZA (road to zero accident) disampaikan juga ceramah tentang psikologi berdasarkan penelitian di Skadron 32, pemaparan daftar kesiapan personel terbang, ceramah lamja (keselamatan kerja) dibidang Lalu lintas, dan pemaparan tentang bahayanya bermain pokemon go di satuan militer .

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel