<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/rss/dalam-keberagaman-lanud-supadio-satukan-doa-sambut-hut-ke-80-tni-au" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dalam-keberagaman-lanud-supadio-satukan-doa-sambut-hut-ke-80-tni-au</link>
    <item>
      <title>Dalam Keberagaman, Lanud Supadio Satukan Doa Sambut HUT ke-80 TNI AU </title>
      <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dalam-keberagaman-lanud-supadio-satukan-doa-sambut-hut-ke-80-tni-au</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, Kamis (2/4/2026). Dalam kebersamaan yang hangat, prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkumpul menengadahkan doa, memohon kekuatan dan perlindungan bagi setiap langkah pengabdian menjaga langit Indonesia.Kegiatan doa bersama yang dipusatkan di Masjid Baitussalam, Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, dihadiri langsung oleh Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han. Dalam semangat kebersamaan dan toleransi, umat Nasrani juga melaksanakan doa bersama di Ruang Briefing Dinas Operasi, sementara umat Hindu menggelar ibadah di RSAU dr. Mohammad Soetomo, sehingga seluruh personel dapat turut memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Momen ini menjadi refleksi mendalam atas perjalanan panjang delapan dekade TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional.Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Supadio menyampaikan bahwa doa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud ketulusan hati seluruh personel dalam memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa."Doa bersama ini adalah ikhtiar kita untuk mengetuk pintu langit, memohon agar TNI AU, khususnya Lanud Supadio, senantiasa diberi kekuatan, keselamatan, dan keberhasilan dalam mengawal ruang udara nasional," ungkapnya.Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiyah yang menyejukkan hati. Suasana khidmat begitu terasa ketika doa-doa dipanjatkan, tidak hanya untuk keselamatan tugas, tetapi juga bagi keluarga besar TNI AU dan keutuhan bangsa Indonesia.Nilai kebersamaan dan toleransi juga tercermin kuat dalam kegiatan ini. Personel non-Muslim turut melaksanakan ibadah syukur secara serentak di tempat ibadah masing-masing, meneguhkan semangat persatuan dalam keberagaman di lingkungan Lanud Supadio.Melalui kegiatan spiritual ini, diharapkan semangat “Sayap Tanah Air” semakin tertanam dalam jiwa setiap insan TNI AU. Sejalan dengan visi TNI AU yang AMPUH—Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Harmonis—seluruh personel diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang kian kompleks di masa depan.Doa bersama ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 TNI AU di Lanud Supadio, yang akan terus diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kedinasan sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.]]></description>
      <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 03:23 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dalam-keberagaman-lanud-supadio-satukan-doa-sambut-hut-ke-80-tni-au</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2026/04/Picsart_26-04-02_15-17-47-258-1124677-600.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
