<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/rss/dirmat-koharmatau-tegaskan-disiplin-sebagai-jati-diri-prajurit-jangan-sekadar-taat-tetapi-harus-berangkat-dari-kesadaran" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dirmat-koharmatau-tegaskan-disiplin-sebagai-jati-diri-prajurit-jangan-sekadar-taat-tetapi-harus-berangkat-dari-kesadaran</link>
    <item>
      <title>﻿Dirmat Koharmatau Tegaskan Disiplin sebagai Jati Diri Prajurit: Jangan Sekadar Taat, tetapi Harus Berangkat dari Kesadaran</title>
      <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dirmat-koharmatau-tegaskan-disiplin-sebagai-jati-diri-prajurit-jangan-sekadar-taat-tetapi-harus-berangkat-dari-kesadaran</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Disiplin merupakan napas kehidupan prajurit sekaligus fondasi utama dalam membangun profesionalisme, menjaga integritas, dan menjunjung tinggi kehormatan institusi TNI. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Materiel (Dirmat) Koharmatau Kolonel Kal Indratmoko Surjo W., S.T., M.M., saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Mako Koharmatau seusai apel pagi di Lapangan Mako Koharmatau, Bandung, Rabu (14/10/2026). Ia mengingatkan bahwa setiap prajurit telah dibekali pedoman hidup berupa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI yang harus menjadi landasan dalam setiap sikap, ucapan, dan tindakan, baik ketika berdinas maupun dalam kehidupan sehari-hari.Lebih lanjut, Dirmat Koharmatau menekankan bahwa tantangan penegakan disiplin semakin kompleks seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Kemudahan akses informasi serta penggunaan media sosial harus diimbangi dengan kemampuan mengendalikan diri, berpikir kritis, dan bertanggung jawab. Menurutnya, disiplin sejati bukan sekadar kepatuhan ketika berada di bawah pengawasan pimpinan, melainkan kesadaran pribadi untuk menaati aturan tanpa harus selalu diingatkan. Setiap prajurit dituntut mampu menjaga kehormatan diri dan satuan, mempertimbangkan konsekuensi sebelum bertindak, serta menjadikan aturan sebagai pedoman dalam setiap pengambilan keputusan.Dalam perspektif manajemen organisasi, prinsip Scientific Management yang dikembangkan Frederick Winslow Taylor menekankan pentingnya sistem kerja yang terencana, pembagian tugas yang jelas, penerapan standar, pengawasan, dan evaluasi kinerja. Prinsip tersebut sejalan dengan kehidupan organisasi militer yang menuntut ketepatan prosedur, kepatuhan terhadap ketentuan, serta tanggung jawab sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing. Namun, disiplin yang kuat tidak cukup dibangun melalui pengawasan dan sanksi semata. Keteladanan pimpinan, pembinaan yang berkelanjutan, dan kesadaran setiap personel merupakan unsur penting untuk membentuk budaya kerja yang tertib, efektif, dan profesional.Dirmat Koharmatau juga mengajak seluruh personel membiasakan diri mengubah dorongan untuk melakukan hal negatif menjadi tindakan yang bermanfaat. “Jika terlintas keinginan untuk mencuri, mengapa tidak berpikir untuk memberi? Jika ingin berbuat jahat, mengapa tidak memilih berbuat baik? Jika ingin berjudi, mengapa tidak mengalihkan keinginan tersebut untuk menabung?” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap prajurit memiliki pilihan untuk menentukan arah tindakannya. Potensi, kemampuan, dan kesempatan yang dimiliki hendaknya dimanfaatkan untuk menghasilkan karya, menghadirkan manfaat, serta mendorong kemajuan organisasi, bukan justru digunakan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan.Mengakhiri arahannya, Dirmat Koharmatau kembali menegaskan bahwa kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan merupakan landasan penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas. Seluruh personel diharapkan terus memperkuat pengendalian diri, menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menggunakan kemajuan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Jangan sampai perkembangan zaman mengikis nilai-nilai keprajuritan yang telah menjadi jati diri TNI. Melalui disiplin yang tumbuh dari kesadaran, keteladanan, dan tanggung jawab bersama, seluruh personel Koharmatau diharapkan semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam mendukung kesiapan serta keandalan materiel TNI Angkatan Udara demi keberhasilan pelaksanaan tugas.(Penkoharmatau).]]></description>
      <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 04:28 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/berita/detail/dirmat-koharmatau-tegaskan-disiplin-sebagai-jati-diri-prajurit-jangan-sekadar-taat-tetapi-harus-berangkat-dari-kesadaran</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/10/WhatsApp%20Image%202026-10-14%20at%2014.57.47-1130310-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/10/WhatsApp%20Image%202026-10-14%20at%2014.58.35-1130310-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/10/WhatsApp%20Image%202026-10-14%20at%2014.58.35%20(1)-1130310-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/10/WhatsApp%20Image%202026-10-14%20at%2015.00.27-1130310-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
