<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/rss/gagalkan-pengiriman-ular-sanca-hidup-tim-pam-lanud-yohanis-kapiyau-bersama-avsec-bandara-mozes-kilangin-dan-karantina-mimika-berhasil-amankan-pengiriman-dua-ular-sanca-tujuan-bekasi" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/gagalkan-pengiriman-ular-sanca-hidup-tim-pam-lanud-yohanis-kapiyau-bersama-avsec-bandara-mozes-kilangin-dan-karantina-mimika-berhasil-amankan-pengiriman-dua-ular-sanca-tujuan-bekasi</link>
    <item>
      <title>Gagalkan Pengiriman Ular Sanca Hidup, Tim PAM Lanud Yohanis Kapiyau Bersama Avsec Bandara Mozes Kilangin, dan Karantina Mimika Berhasil Amankan Pengiriman Dua Ular Sanca Tujuan Bekasi</title>
      <link>https://tni-au.mil.id/berita/detail/gagalkan-pengiriman-ular-sanca-hidup-tim-pam-lanud-yohanis-kapiyau-bersama-avsec-bandara-mozes-kilangin-dan-karantina-mimika-berhasil-amankan-pengiriman-dua-ular-sanca-tujuan-bekasi</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Upaya pengiriman dua ekor ular jenis sanca menuju Bekasi berhasil digagalkan oleh petugas di area Cargo Keberangkatan Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026).Dua ekor ular sanca tersebut ditemukan setelah petugas X-Ray Cargo Bandara Mozes Kilangin melakukan pemeriksaan terhadap barang yang akan dikirim. Hasil pemeriksaan melalui X-Ray menunjukkan adanya bentuk mencurigakan di dalam salah satu paket.Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap paket tersebut. Setelah dibuka, ditemukan dua ekor ular sanca yang dikemas dalam satu kardus dengan menggunakan wadah plastik di dalamnya.Berdasarkan pemeriksaan, pengiriman satwa tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi, berupa Sertifikat Karantina maupun Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SAT-DN) dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas gabungan dari Tim Pengamanan Lanud Yohanis Kapiyau bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Mozes Kilangin. Selanjutnya, dua ekor ular sanca tersebut diserahkan kepada pihak Karantina Kabupaten Mimika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Karantina mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi ketentuan dalam pengiriman hewan maupun satwa, khususnya satwa liar. Setiap pengiriman harus dilengkapi dengan dokumen dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.Karantina Papua Tengah menjelaskan bahwa pengawasan terhadap lalu lintas hewan, tumbuhan, dan produk turunannya dilakukan untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit sekaligus menjaga kelestarian sumber daya hayati Indonesia.Kepatuhan terhadap ketentuan karantina dan konservasi merupakan tanggung jawab bersama. Pengawasan dan penanganan terhadap lalu lintas satwa diharapkan dapat mencegah perdagangan maupun pengiriman satwa secara ilegal serta turut menjaga kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.]]></description>
      <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 05:15 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/berita/detail/gagalkan-pengiriman-ular-sanca-hidup-tim-pam-lanud-yohanis-kapiyau-bersama-avsec-bandara-mozes-kilangin-dan-karantina-mimika-berhasil-amankan-pengiriman-dua-ular-sanca-tujuan-bekasi</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-15%20at%2015.54.42-1129438-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-15%20at%2015.54.41-1129438-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
