Berita

Rumkit Dr. M. Soetomo Lanud Supadio Gelar Seminar

Dibaca: 260 Oleh 21 Agu 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) dr. Mohammad Soetomo Lanud Supadio Letkol Kes dr. Hendro Yulieanto, MS, SpAn, SpKP, CH, CHt menggelar seminar sehari tentang Pengenalan Perspektif dan Peran Ilmu Kesehatan Penerbangan Untuk Keselamatan Penumpang Pesawat Udara di Ballrom Khatulistiwa Hotel Aston. Kamis, (20/8).

Seminar dengan mengusung tema ilmu kesehatan penerbangan merupakan seminar yang baru pertama kali dilaksanakan di Kalimantan Barat. Adapun para pembicara dalam seminar ini merupakan pakar dibidangnya masing-masing. Mereka adalah Kepala Dinas Kesehatan TNI AU (Kadiskesau) Marsekal Pertama TNI dr. Asrunsyah Nasution, Sp.PD., Sp.KP, Kolonel Kes dr. Djunadi MS, Sp.KP, Kolonel Kes dr. Iwan Trihapsono, Sp.KK., Sp.KP., FINSDV, FAADV, Kolonel Kes DR. Dr. Isdwianto Iskanto, Msc., Sp.BS (K)., Sp.KP dan dr. Sylvia Nasutian, M.Kes perwakilan dari KPKP Bandara Supadio.

Menurut Kadiskes Marsma TNI dr. Asrunsyah Nasution, Sp.PD., Sp.KP peran Ilmu Kesehatan penerbangan sangatlah penting bagi masyarakat sipil untuk mendukung keselamatan penerbangan khususnya menyangkut keselamatan penumpang udara.

”Hal ini sangat penting diketahui oleh masyarakat sipil. Apalagi saat ini penerbangan sudah berkembang ke sipil dimana petugas kesehatan kebanyakan juga berasal dari sipil,” ujar Kadiskes yang juga selaku pembicara seminar sehari ini.

Baca juga:  KA BINPOTDIRGA LANUD ABD SALEH TUTUP PERJUSAMI DIRGANTARA

Kadiskes menambahkan, dalam sejarahnya kesehatan penerbangan berasal dari TNI Angkatan Udara, namun saat ini sudah berkembang dikalangan sipil. Disisi lain, mahasiswa yang mengambil spesialis penerbangan dari sipil juga banyak.

Dalam mengajar para siswa tersebut, TNI AU sebagai pelaksana pendidikan dari institusi militer telah bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dimana mereka sebagai payung naungan pendidikan ilmu kesehatan penerbangan.

”Dalam pelaksanaan mengajar oleh TNI AU dan pihak lain, FKUI sebagai payungnya dan ini sudah diakui di Diknas dan dibawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” ujar Kadiskes.

Karumkit dr. Mohammad Soetomo sekaligus ketua panitia Letkol Kes dr. Hendro Yulieanto MS, MS, SpAn, SpKP, CH, CHt menuturkan, seminar ini dilaksanakan karena ada beberapa kasus tentang mengirim pasien via pesawat. Pada umumnya pihak rumah sakit masih bingung apakah pasien ini bisa terbang atau tidak.

”Kita ingin sharing tentang ilmu kedokteran yang selama ini mungkin tidak pernah tahu di Pontianak. Oleh sebab itu kita mengundang beberapa direktur rumah sakit dan kepala dinas agar kita bersama-sama membuat suatu peraturan bersama. Tujuannya supaya rekan sipil dalam membawa pasien di penerbangan komersial tidak lagi mengalami kebingungan dan tahu bagaimana mereka harus bertanya dan berbuat.

Baca juga:  Upacara Mingguan Di Lanud Manuhua

”Peserta yang hadir lebih kurang 65 orang dari beberapa instansi kesehatan, rumah sakit, dokter spesialis dan dinas terkait lainnya,” kata Karumkit yang juga pembicara seminar dengan judul Permasalahan yang terjadi pada pasien rujukan menggunakan transportasi udara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel