Berita

SAFARI BINTAL TERPADU KODIKAU DI SEKKAU

Dibaca: 71 Oleh 09 Sep 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komandan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Dansekkau) Kolonel Pnb Hari Widodo, pagi ini, Selasa (9/9), menerima Tim safari bintal terpadu Komando Pendidikan Angkatan Udara (Kodikau) dipimpin Direktur Personel (Dirpers Kodikau) Kolonel Pnb Hari Budianto di Gedung Pramana Sala Ksatrian Sekkau Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Selain Ucapan Selamat Datang di Ksatrian Sekkau kepada Tim Safari Bintal terpadu Kodikau, Dansekkau dalam sambutannya mengatakan bahwa mental merupakan unsur penting, sebagai pendorong dan pengendali tingkah laku perbuatan manusia sehingga kekurangan unsur fisik dan intelektual dapat ditunjang atau diatasi dengan mental yang tangguh.

“Saya mengharapkan seluruh anggota Sekkau dapat memahami dan mengerti bahkan sadar terhadap hukum, disiplin dan tata tertib yang berlaku dilingkungan TNI, khususnya TNI Angkatan Udara”. kata Dansekkau.

Dankodikau Marsda TNI M. Nurullah,S.Ip. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dirpers Kodikau Kolonel Pnb Hari Budianto mengatakan Kegiatan Pembinaan mental merupakan bagian dari perawatan personel dan pembinaan personel serta sebagai implementasi dari pembinaan kekuatan TNI AU khususnya pembinaan di bidang kejiwaan yang bertujuan agar terbentuk insan prajurit yang bertumpu pada jati diri yang telah terbina serasi, selaras dan seimbang. Dengan demikian diharapkan setiap prajurit TNI AU mampu mengawaki Alutsista, mampu melaksanakan tugas pokok dengan optimal.

Baca juga:  Airmanship Mutlak Dimiliki

Kunjungan tim safari bintal terpadu Kodikau kali ini diisi dengan ceramah tentang Narkoba oleh Danpom Kodikau Letkol POM M. Nur, penegakkan hukum disiplin prajurit oleh Kepala Hukum Kodikau Letkol Sus Evi Zuraida, SH. MH. Dari Subditbintaldirpers Kodikau Mayor Sus Sahrir, menyampaikan tentang gerakan ISIS di wilayah NKRI serta pembinaan mental psikologi tentang menggapai keluarga harmonis disampaikan oleh PNS Riana.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel