TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Safari Intel Dispamsanau di Lanud Sulaiman

By 14 Mar 2019 Berita
IMG_3602

TNI AU. Bertempat di gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung, Kamis (14/3) personel Lanud Sulaiman termasuk skadik-skadik dan para pejabat di jajaran Lanud mengikuti kegiatan ceramah safari Intel dari Dispamsanau yang disampaikan oleh Kolonel Sus M. Tawakal Syaefulhaq Siddiq, S.E., M.Han..

Komandan Lanud Sulaiman  Kolonel Pnb B. Benny K,SH., MAvMgt., MAIR dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan safari intel dapat  memberi gambaran tentang peran TNI AU dalam menghadapi perkembangan  lingkungan   strategis  baik global, regional, maupun nasional, sehingga para personel Lanud Sulaiman dapat menumbuhkembangkan sense of intelligence dan sense of security.  “Dengan demikian, para personel Lanud Sulaiman akan lebih waspada  dan  mampu  meningkatkan kepekaan terhadap setiap perubahan dan ancaman yang mungkin timbul,” kata Danlanud.

Hal senada disampaikan pula oleh nara sumber yang juga menerangkan lebih lanjut bahwa intelijen TNI AU sebagai bagian integral dari intelijen TNI, berperan sebagai sistem cegah dini, deteksi dini dan peringatan dini, guna mengantisipasi setiap ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri, terutama yang berorientasi matra udara.“Dihadapkan pada tugas dan tantangan ke depan, kita harus mampu bertindak lebih profesional dan proporsional, didukung usaha dan kerja keras, serta ketekunan dan kedisiplinan seluruh anggota, dengan tetap mencermati dan mengikuti perkembangan lingkungan strategis,” kata nara sumber.

Pada safari intel tersebut dipaparkan materi mengenai tren perkembangan lingkungan strategis yang terjadi di luar negeri yang mempengaruhi situasi dalam negeri.  Perkembangan lingkungan strategis luar negeri yang masih dipengaruhi oleh situasi global perkembangan geopolitik, ekonomi, terorisme, lingkungan hidup, demokratisasi, Hak Asasi Manusia (HAM), ilmu pengetahuan dan teknologi (Ilpengtek), senjata pemusnah massal, kejahatan lintas negara, serta keamanan pangan, air, dan energi.

“Melalui upaya tersebut, diharapkan kita mampu melaksanakan tugas sebagai komponen utama alat pertahanan dan garda terdepan dalam menjaga integritas nasional dan menegakkan kedaulatan NKRI, khususnya di udara,” jelas nara sumber yang juga menyampaikan penekanan dan harapan dari Aspam KSAU Marsda TNI Dwi Fajariyanto agar personel TNI AU mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis, upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan media sosial, dan serangan cyber. Meningkatkan pengamanan di bandara dan lanud yang terhubung langsung dengan pihak luar sebagai acces transnational crimes. Memegang teguh komitmen netralitas TNI, agar tidak terlibat politik praktis. Meningkatkan sense of intelligence dan sense of security bagi seluruh personel TNI AU demi terwujudnya sistem deteksi dini dan peringatan dini serta memantapkan soliditas dan sinergitas internal satuan jajaran TNI AU dengan institusi lainnya di satuan masing-masing.

Pos Terkait

Kirim Komentar/Pertanyaan

Safari Intel Dispamsanau di Lanud Sulaiman