Berita

SAFARI INTELIJEN DI LANUD IWJ

Dibaca: 56 Oleh 27 Okt 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Dalam rangka sosialisasi bidang inteligen, Wakil Asisten Kasau Bidang Pengamanan (Waaspam) Marsma TNI Haryanto Rahman beserta rombongan mengadakan safari inteligen di Lanud Iswahjudi, guna mewujudkan pembinaan kemampuan intelijen udara di Lanud Iswahjudi.

Sebelum memulai ceramah Waaspam Marsma TNI Haryanto Rahman, mengibaratkan bahwa Lanud Iswahjudi dalam tokoh pewayangan banyak sekali Gatut Kaca yang terkenal dengan otot kawat tulang besi sedangkan intelijen di gambarkan dengan tokoh Anoman yang kerjanya tidak kelihatan atau tak nampak.

Selanjutnya dalam ceramahnya Waaspam menyampaikan materi tentang bentuk penyelenggaraan intelijen udara dan bentuk operasi intelijen udara yang terdiri dari Human Inteligence, Imagery Inteligence dan Signal Inteligence.

Sedangkan metode operasi intelijen udara terdiri dari pengamatan udara, pengintaian udara, survei dan potret udara dan intai khusus. Demikian disampaikan Wakil Asisten Kasau Bidang Pengamanan (Waaspam), Marsekal Pertama TNI Haryanto Rahman saat memberikan ceramah pembekalan kepada seluruh perwira serta perwakilan Bintara dan Tamtama Lanud Iswahjudi, yang didampingi Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI M. Syaugi, S.Sos, di Graha Dewanto, Rabu (26/10).

Baca juga:  Sidang Penentuan Kelulusan Sejurba PLLU A-26

Dalam safari inteligen tersebut, selain Waaspam Kasau, Paban II Spamau, Kolonel Sus Ichtus, juga memberikan materi ceramah tentang Pengamanan Tubuh sebagai bentuk penyelenggaraan intelijen TNI AU untuk mengamankan tubuh TNI AU dan bertugas menyelidiki, antisipasi dan mencegah potensi timbulnya ancaman dan kerawanan.

Mengingat pentingnya hal tersebut Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI M. Syaugi, mengucapkan terima kasih kepada Waaspam, Marsma TNI Aryanto Rahman, mengingat tugas TNI AU khususnya Lanud Iswahjudi, kedepan tidak ringan dan semakin kompleks sehingga dengan adanya ceramah pembekalan ini, akan menambah wawasan pengetahuan yang nantinya dapat dijadikan acuan dalam menjalankan tugasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel