Berita

SAFETY MEETING SALAH SATU UPAYA CAPAI ZERO ACCIDENT

Dibaca: 105 Oleh 16 Feb 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma selalu melaksanakan Safety Meeting setelah pelaksanaan Apel pagi, Kamis (16/2). Dalam Safety Meeting itulah beberapa materi maupun subyek-subyek yang menyangkut masalah keselamatan, perlengkapan kerja maupun hal-hal yang besifat pengetahuan umum disampaikan.

Skadron Udara 2 Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma sebagai salah satu Satuan Pelaksana operasional dalam jajaran Lanud Halim Perdanakusuma yang mempunyai tugas menyiapkan dan mengoperasikan pesawat angkut sedang untuk dukungan udara, operasi SAR terbatas, Komando Pengendalian (Kodal) Udara dan Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Angkut (KPTPA).

Di setiap misi operasi maupun latihannya, Skadron Udara 2 sangatlah menjunjung tinggi apa yang sering kita harapkan selama ini yaitu : “Zero Accident”. Keselamatan terbang dan kerja, atau yang biasa disingkat dengan Lambangja, menjadi salah satu tujuan yang utama dari Skadron Udara 2. Banyak cara yang telah ditempuh agar Zero Accident dapat tercapai, salah satunya adalah penyelenggaraan Safety Meeting.

Beberapa contoh materi yang telah dibahas pada Safety Meeting, yaitu: “Hypoxia dan Cara Mengatasinya”, “Crew Fatigue”, “pengenalan Black Box” dll. Staf Lambangja Skadron Udara 2 juga beberapa kali mengundang perwakilan perwira satuan lain untuk sharing pengetahuan di Safety Meeting, contoh: perwira Meteo, perwira dari Sie Pemadam Kebakaran Lanud Halim, dan salah satu perwira Dinas Psikologi.

Baca juga:  Sumpah Pemuda ke 85 di Lanud Sjamsudin Noor

Kegiatan Safety Meeting Skadron Udara 2 juga bervariasi, yaitu Safety Meeting tidak terus menerus diisi dengan kegiatan diskusi yang sering kali menimbulkan kebosanan. Beberapa kesempatan diisi oleh kegiatan simulasi dan praktek, seperti, Simulasi penghindaran bencana gempa yang mengakibatkan kebakaran pada alutsista, praktek penggunaan alat-alat pemadam kebakaran ringan, serta praktek penggunaan Survival Kit pada pesawat CN-235 maupun F-27 Fokker.

Perwira Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) bertanggung jawab penuh mengenai pelaksanaan Safety Meeting, dimana hasilnya akan dilaporkan kepada Komandan Skadron Udara 2.

Zero Accident bukanlah suatu hal yang mustahil dicapai jika seluruh aspek pendukungnya mau dan berkeinginan kuat untuk mewujudkannya, tentunya dengan menempatkan keselamatan diatas segalanya atau “Safety as Priority”.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel