Berita

Santiaji dan Wejangan dari Marsdya TNI (Purn) Budi Santoso

Dibaca: 336 Oleh 18 Okt 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Hari Ulang Tahun Ke-64 Korpaskhas diikuti 1475 prajurit Paskhas yang merupakan perwakilan dari seluruh satuan jajaran seluruh Indonesia mulai dari propinsi NAD sampai dengan Biak, kesederhana terlihat jelas dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, karena demo yang ditampilkan hanya keterampilan dan ketangkasan Halang Rintang dan Terjun Free Fall yang diikuti sekitar 64 prajurit yang merupakan jumlah usia Korpaskhas saat ini.

Seusai berlangsungnya upacara dilanjutkan acara ramah tamah, tamu undangan dengan prajurit dengan harapan Dankorpaskhas kata Dankorpaskhas dalam sambutannya dengan berkumpul seperti ini diharapkan para perwira, bintara dan tamtama dapat saling mengenal satu dengan yang lain.

Setelah Dankorpaskhas selesai memperkenalkan para pejabat Korpaskhas, Marsekal Madya TNI (Pur) Budi Santoso, ikut menyampaikan pesan dan santiaji kepada seluruh prajurit Paskhas, dalam sambutannya menyampaikan rasa sukur dan rasa bangga melihat perkembangan Korpaskhas saat ini, cukup menggembirakan karena dibidang personil dalam jumlah telah mencapai kurang lebih 6500 personil baik yang berdinas dalam organisasi paskhas maupun yang berada diluar formasi.

Baca juga:  Apel Khusus Menyambut Tahun Baru 2020 di Lanud BNY

Mantan Dankorpaskhas era tahun 1996 – 1998 tersebut berpesan, selain terus bertambahnya jumlah prajurit, dalam mengasah kemampuan sumber daya prajurit harus menjadi prioritas pemimpin Korpaskhas saat ini, mengingat tantangan tugas Korpaskhas dan TNI Angkatan Udara kedepan semakin tidak ringan.

Marsdya TNI (Pur) Budi Santoso menyampaikan pesan dan mengkritiknya, jadilah pemimpin yang ihklas dalam memangku jabatan dan amanah yang dipercayakan, melihat kondisi saat ini banyak pejabat sipil dan militer yang terlibat dalam kasus hukum, saya mengharapkan hal tersebut tidak terjadi dalam organisasi ini.

Mengutip bait terakhir dari mars Baret Jingga, Aku ini prajurit baret jingga didarahku mengalir jiwa kesatria, kejujuran, keberanian kehormatan andalan prajurit payung Angkatan Udara. Syair ini jangan hanya sekedar selogan akan tetapi, harus dapat diaplikasikan pada setiap kesempatan baik selama mengabdi pada Korpaskhas maupun setelah memasuki pensiun.

saya sangat menaruh harapan besar kepada generasi penerus Korpaskhas, dedikasi yang tinggi, prfesionalisme seluruh prajurit serta bekerja tanpa pamrih harus menjadi dasar dalam pengabdian, dilandasi sikap itu, para perwira dan seluruh prajurit akan mampu menjawab seluruh tantangan tugas yang akan dihadapi baik dimasa kini maupun dimasa mendatang.

Baca juga:  Sosialisasi Pertahanan Potensi SDM

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel