Berita

Satpomau Lanud Sultan Hasanuddin Tangkap Pengedar Ratusan Obat Terlarang

Dibaca: 49 Oleh 27 Mar 2017Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Beberapa pria yang diketahui mengedarkan obat terlarang jenis Tramadol dan Trihexy Phenidyl, ditangkap Satuan Polisi Militer TNI Angkatan Udara Lanud Sultan Hasanuddin. Pria yang diketahui berinisial HA, An, dan Fi ditangkap karena diduga sebagai pengedar obat terlarang yang saat itu terbukti melakukan transaksi jual beli obat terlarang jenis Tramadol dan Trihexy Phenidyl, disekitar Sudiang kecamatan Biringkanaya Makassar, Rabu (22/3).

Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pom Nanda Ruselvi,M.Tr. (Han) mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan warga mengenai maraknya penggunaan obat-obatan terlarang dikalangan anak Sekolah Menengah Pertama yang usianya masih belia. Setelah dilakukan pendalaman informasi sekaligus pengembangan penyelidikan, diperoleh sedikitnya lima orang siswa SMP yang diduga sering mengkonsumsi obat terlarang masing-masing berinisial Hm, Al, Si, Ta, dan Ni selanjutnya kelima siswa SMP diamankan Satpomau.

Sementara Kasi Lidpamfik Satpom Lanud Sultan Hasanuddin Mayor Pom Mohammad Rizal Cahyadi, saat ditemui di tempat kejadian perkara menjelaskan, pada Kamis sekira pukul 14.00 mengamankan pelaku penjualan obat terlarang sekaligus mengamankan barang bukti berupa 792 butir obat terlarang jenis Tramadol, 66 butir obat terlarang jenis Trihexy Phenidyl, uang tunai hasil transaksi sebesar Rp. 363.000, serta dua buah hand phone yang dimiliki saudara HA. Kemudian dihari yang sama sekira pukul 16.35 Lidkrim Satpomau Lanud Sultan Hasanuddin kembali berhasil mengamankan dua orang pelaku transaksi jual beli obat terlarang berinisial An dan Fi, sekaligus mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp. 900.000 yang rencananya akan diserahkan kepada HA untuk mendapatkan 1000 butir Tramadol.

Baca juga:  Suspa GCI XXV Resmi Ditutup

Usai pemeriksaan para pengedar maupun pengguna, diketahui mereka adalah orang sipil, dan tidak satupun indikasi keterlibatan anggota TNI dalam kasus penyalahgunaan obat terlarang tersebut. Selanjutnya para tersangka dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Maros untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel