Berita

Satrad 214 Pemalang Secara Resmi Berubah Menjadi Satrad Tegal

Dibaca: 1157 Oleh 05 Jan 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Ir. Nonyan Samyoga, MM secara resmi memimpin upacara peresmian perubahan .nama baru Satrad (Satuan Radar ) 214 Pemalang berubah menjadi Satrad Tegal, Kamis (31/12) silam. Perubahan nama Satrad ini berdasarkan surat keputusan Kasau No, Kep-1046/XII/2015 yang di terbitkan pada tanggal 15 Desember lalu. Selain itu perubahan nama Satrad ini juga merupakan atas pertimbangan dari aspek kewilayahan di mana letak Satuan ini berada di wilayah Kabupaten Tegal sehingga penggunaan nama Satrad Pemalang sudah tudak relevan lagi dengan kondisi yang saat ini.

Dalam amanatnya Panglima kosekhanudnas I mengatakan, pada hari ini Satrad 214 Tegal telah memasuki sejarah baru yang ditandai dengan perubahan nama yang ditujukan untuk mendukung kemajuan keberadaan satuan Radar ini semakin optimal. Satuan Radar 214 Tegal merupakan salah satu satuan pelaksana operasional Kosekhanudnas I di wilayah utara provinsi Jawa Tengah yang bertugas melaksanakan kegiatan operasi pertahanan udara khususnya pengamatan udara Nasional tuturnya. Dikatakan lebih lanjut bahwa Satrad 214 Tegal sesuai tugas pokoknya memiliki wewenang penuh dalam menjaga kedaulatan di udara dengan segala kemampuan yang dimilikimya. Diharapkan ke depan peran Satrad ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan operasional terhadap adanya kecenderungan penerbangan tanpa ijin atau pelanggaran wilayah udara nasional sangat diperlukan tegasnya.

Baca juga:  MAYOR POM ATUT PAMBUDI JABAT DANSATPOM LANUD SIM

Usei acara resmi dilanjutkan agenda tambahan dengan meninjau langsung beberapa fasilitas yang dimiliki Satard 214 Tegal mulai dari ruang control hingga perkantoran maupun pos jaga. Satu hal yang menarik yakni Pangkosekhanudnas I di dampingi para asisten beserta tamu undangan yang hadir juga maninjau keberadaan antena site Radar dengan melawati jalur tangga melingkar dan tegak lurus dengan ketinggian sekitar 15 meter, Dari ketinggian ini para tamu undangan memanfaatkan moment dengan foto kenangan yang menarik dan unik dengan latar belakang pantai maupun lands cape kota Tegal. Sebagai acara pamungkas juga di gelar syukuran dengan menghadirkan nasi tumpeng sebagai simbol keberkahan dan santap singa bersama. Hadir dalam acara ini para asisten Kosekhanudnas I, Wakil Bupati Tegal, TNI-Polri, Forkuminda, dan beberapa pejabat Pemda serta pengusaha Tegal.

 

 

 

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel