Berita

Satrad 231 Lse Memberikan Bantuan Pengungsi Etnis Rohingya

Dibaca: 12 Oleh 26 Mei 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Komandan Satrad 231 Lhokseumawe (LSE) Letkol Lek Imam Taufik memberikan bantuan sosial kemanusiaan dalam bentuk bahan makanan dan pakaian untuk anak-anak dan dewasa kepada pengungsi Etnis Rohingya yang merupakan korban bencana kemanusiaan di Myanmar dan pengungsi dari Bangladesh bertempat di Gedung Penampungan Imigrasi Kelas II Lhokseumawe yang berada di Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara dan Lapangan Gampong Kuala Cangkoi Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara, Senin (25/5).

Komandan Satrad 231 Lhokseumawe Letkol Lek Imam Taufik beserta rombongan diterima langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe, Bapak Akmal beserta staf.

Bantuan yang diberikan merupakan hasil sumbangan dari keluarga besar Satrad 231 yang turut merasakan keprihatinan atas musibah yang melanda saudara-saudara kita yang sedang kurang beruntung.

“Ini merupakan wujud keprihatinan sekaligus untuk melatih kepedulian sosial warga Satrad 231 dalam melihat permasalahan di lingkungan sekitar”, tandas Letkol Lek Imam Taufik dalam sambutannya usai memberikan bantuan secara simbolis yang diterima langsung oleh Bapak Akmal selaku penanggung jawab pengungsi tersebut.

Baca juga:  KEGIATAN KEPEMUDAAN YANG POSITIF

Komandan Satrad 231 mengharapkan semoga bantuan yang telah diberikan warga Satrad 231 dapat membantu para korban pengungsi Rohingya dan pengungsi Bangladesh serta turut mendoakan semoga para pengungsi ini segera mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik.

Para pengungsi yang ada di kedua tempat penampungan berjumlah 578 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak dari 1722 orang total pengungsi yang tersebar di beberapa titik penampungan di Aceh. Mereka telah berada di pengungsian sejak tanggal 10 Mei lalu dengan kondisi yang penuh keterbatasan.

Pada kesempatan tersebut Komandan mengharapkan agar kepedulian dan bantuan baik dari masyarakat lingkungan sekitar, pemerintah maupun lembaga-lembaga kemanusiaan baik nasional maupun internasional dapat segera diwujudkan bukan hanya untuk sementara selama dalam tempat pengungsian namun jauh lebih penting untuk mencari solusi permanen dalam rangka menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Etnis Rohingya dan Bangladesh dimanapun mereka ditempatkan, ujarnya. 

Sementara Bapak Akmal selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe menyampaikan bahwa gelombang pengungsian Etnis Rohingya yang terjadi kali ini adalah bukan untuk pertama kalinya. Pada tahun 2013 dan sebelum-sebelumnya juga pernah terjadi hal yang serupa. Namun memang diakui olehnya bahwa gelombang pengungsian yang terjadi pada tahun 2015 ini memang cukup besar dibandingkan yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang telah diberikan oleh Keluarga Besar Satrad 231 kepada para pengungsi tersebut.

Baca juga:  Lanud SIM Terima Barang Wearving Mabes TNI

Hadir dalam acara penyerahan bantuan sosial kemanusiaan tersebut Kadisops Satrad 231 Mayor Lek Farid Nazmi, S.T. beserta beberapa perwira dan anggota Satrad 231 LSE.

Tampak pada gambar: Komandan Satrad 231` Lhokseumawe Letkol Lek Imam Taufik saat menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan untuk pengungsi Etnis Rohingya yang merupakan korban bencana kemanusiaan di Myanmar dan pengungsi dari Bangladesh kepada Bapak Akmal selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe bertempat di Gedung Penampungan Imigrasi Kelas II Lhokseumawe yang berada di Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara dan Lapangan Gampong Kuala Cangkoi Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel