Berita

Satu Tahun Peristiwa A-1325 Di Desa Geplak

Dibaca: 91 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Tak terasa satu tahun sudah musibah kecelakaan pesawat C-130 Hercules A-1325 terjadi. Meski demikian rasa haru dan sedih masih dirasakan oleh keluarga besar Lanud Iswahjudi. Untuk mengenang peristiwa tersebut, Komandan Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Ismono Wijayanto, mengadakan ziarah tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat hercules di areal persawahan Desa Geplak Kecamatan Karas Kabupaten Magetan, Kamis (20/5).

 

Peristiwa yang menewaskan hampir seluruh penumpang dan crew yang juga mengakibatkan kerusakan areal persawahan dan rumah penduduk tersebut merupakan tragedi yang sulit dilupakan keluarga besar TNI AU khususnya Lanud Iswahjudi dan keluarga korban.

 

Terkait hal tersebut Komandan Lanud Iswahjudi, para pejabat dan Insub serta para penerbang melaksanakan tabur bunga. Untuk malam harinya akan dilaksanakan doa dan tahlil bersama di gedung Graha Dewanto, guna mendoakan agar para korban musibah pesawat hercules diampuni dosanya dan arwahnya diterima disisi-Nya.

 

Sedangkan bagi Lanud Iswahjudi sendiri peristiwa tersebut hendaknya dapat menjadikan pelajaran berharga dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan oleh TNI Angkatan Udara sehingga tahun 2010 akan terwujud “zero Accident” seperti yang diharapkan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.I.P.

Baca juga:  Serah Terima Naskah Memorandum Depo Pemeliharaan 50

 

Pada kesempatan tersebut Komandan Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Ismono Wijayanto mengatakan, semoga bagi para arwah korban yang meninggal dalam musibah tersebut mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, sedangkan bagi keluarga yang ditinggalkan seta para penumpang yang selamat dari musibah mendapat hidayah dari Tuhan Yang Maha Esa.

 

Ziarah tabur bunga yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut juga dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D II Lanud Iswahjudi Ny, Leni Ismono Wijanyanto dan pengurus, Camat Karas, Kepala Desa serta perwakilan keluarga korban.undefined

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel