Berita

SAYANGI JANTUNG KITA

Dibaca: 59 Oleh 22 Mar 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Jantung memompa darah kurang lebih 5 liter per menit 300 liter per jam, 7.200 liter per hari, 216.000 liter per bulan. Padahal jantung hanya sebesar kepalan tangan yang harus bekerja ekstra keras. Artinya, kerja jantung kita amatlah berat dan tidak mengenal lelah. Hal ini bisa berlangsung apabila otot jantung yang memompa darah mendapat pasokan energi dalam bentuk makanan yang cukup dari arteri koroner Jadi, arteri koroner menjadi salah satu kunci penentu keberhasilan kinerja jantung.

Demikian dijelaskan Karumkit Lanud Sulaimann Mayor Kes dr. Imam Muslim, Sp.JP (Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah) dalam ceramah kesehatan kepada seluruh anggota Lanud Sulaiman, insub-insub dan pengurus PIA AG Cab. IV/Gab.II di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman. Margahayu. Kabis (22/3).

Dijelaskan, bahwa tanda-tanda penyempitan pembuluh darah koroner/ serangan jantung, diantaranya nyeri dada saat aktivitas dan rasa nyeri berkurang saat istirahat, lokasi nyeri biasanya di tengah dada sedikit ke kiri, dan rasa nyeri terkadang menjalar ke punggung, lengan kiri atau ke leher dan gigi geraham.

Bagi penderita dianjurkan menghindari atau mengurangi konsumsi lemak jenuh seperti gajih, daging berlemak (terutama daging merah), jeroan, kuning telur, santan kental dan goreng- gorengan, dianjurkan lebih banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Bagi penderita diabetes mellitus harus dikendalikan dengan diet rendah kalori, olahraga serta kalau perlu obat penurun kadar gula darah.

Menurutnya, beberapa penyebab/faktor resiko penyempitan arteri koroner adalah kadar kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes melitus), tekanan darah tinggi, merokok, kegemukan, kurang olah raga, stres, faktor keturunan, dan usia yang semakin bertambah.

Baca juga:  Lanud Dominicus Dumatubun Gelar Bakti Sosial di Desa Evu, Kab. Maluku Tenggara

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel