halaman

SEJARAH RUSPAU

Oleh 17 Feb 2010 No Comments
#TNIAU 

Masa Sebagai Rumkit Pangkalan Udara Cililitan (Selanjutnya dinamakan Lanud Halim PK)

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I

Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

 

Masa Sebagai Rumkit Kesehatan Kodau V

Pada tahun 1971, dengan adanya instruksi Kasau Nomor 36 Tahun 1971 dan Surat Keputusan Kasau Nomor 55 tahun 1971 maka atas prakarsa kajankes Kodau V (Mayor Kes dr. Supriyanto). Rumah Sakit Halim Perdanakusuma dipisahkan dari Gugus Kesehatan 502 (Dinas Kesehatan Halim Perdanakusuma) dan merupakan unit pelaksana dari Jankes Kodau V dengan nama Rumah Sakit Kodau V Jakarta

 

Masa Sebagai Rumkit ABRI Tk. II dibawah Jankes TNI AU

Selanjutnya dengan surat keputusan Menhankam/Pangab Nomor Skep/226/II/1977 Tanggal 25 Februari 1977, Rumah Sakit Halim Perdanakusuma ditetapkan sebagai Rumah Sakit ABRI Tingkat II dengan Kapasitas 128 Tempat tidur, dan atas dasar surat keputusa Kasau Nomor Kep/55/XII/1977 Rumah Sakit Halim Perdanakusuma yang semula berada dibawah Kodau V menjadi unit pelaksana jawatan Kesehatan TNI AU

 

Masa Menjadi RUSPAU Antariksa

Pada Tahun 1982, Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara yang semula berkedudukan di Ciumbuleuit dipindahkan ke Halim. Sebagai Rumah Sakit Pusat, RS Halim merupakan Rumah sakit rujukan tertinggi bagi anggota TNI AU dan berfungsi sebagai pelaksana pusat Direktorat Kesehatan TNI AU. Kemudian tanggal 9 April 1989, dengan pertimbangan untuk menghormati jasa-jasa pendiri kesehatan TNI AU maka Rumah Sakit Pusat TNI AU Halim Perdanakusuma diberi nama Ruspau”dr. Esnawan Antariksa” yang peresmiannya di syahkan oleh Kasau yang pada saat itu dijabat Marsekal TNI Utomo

 

Pembangunan Gedung Baru

Sebagai Antisipasi terhadap modernisasi rumah sakit, Ruspau Antariksa membangun gedung baru bertingkat tiga dengan menempati lahan kosong di samping bekas poliklinik umum dan bekas bangunan kantor kadiskes.  Saat ini pembagunan tahap pertama telah selesai berupa lantai satu untuk poliklinik spesialis dan gawat darurat, lantai dua untuk perawatan amen dan pasca bedah, sedangkan lantai tiga digunakan untuk perawatan VIP, ICU dan unit Bedah Sentral. Tahun 2005 Ruspau Mulai memiliki Lobby yang cukup cantik yang selesai dibangun belum lama ini.

Komentar