Berita

Sekbang A-87 Di Tutup Dankodikau, Letda Pnb Ezra Siagian Terbaik

Dibaca: 86 Oleh 19 Mei 2015Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Komandan Komando Pendidikan Angkatan Udara (Dankodikau) Marsekal Muda TNI Ras Rendro Bowo.S. SE, Selasa (19/5) menutup Pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-87 di Gedung Wisma Adi Lanud Adisutjipto. Pendidikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-87 meluluskan 30 Penerbang Perwira Remaja dan akan diwisuda oleh KASAU, Rabu (20/5) selanjutnya akan segera bertugas di skadron- skadron operasional di jajaran TNI Angkatan Udara.

Dankodikau dalam sambutannya berpesan agar pengetahuan, ketrampilan dasar bidang penerbangan militer yang telah diperoleh di pendidikan, harus benar-benar dihayati dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas nantinya, sehingga para mantan siswa mampu melaksanakan tugas operasi penerbangan dengan optimal. Komandan Kodikau juga berpesan kepada para penerbang yang baru menyelesaikan pendidikannya untuk lebih mengembangkan kemampuan diri dan tidak henti-hentinya belajar dan berlatih sehingga mampu menjadi penerbang yang profesional.

Sekbang Angkatan ke-87 di buka oleh Komandan Kodikau tanggal 31 Oktober 2013, berdasarkan Kep Dankodik No 525/X/2013. Pendidikan Sekolah Penerbang Militer ini berlangsung sekitar 17 bulan. Sebelum melaksanakan pendidikan terbang yang sesungguhnya, mereka dibekali banyak teori dengan melaksanakan pendidikan di kelas atau Bina kelas murni atau yang dikenal dengan Ground School selama 2,5 bulan dan belajar simulator di Skadik 104. Selanjutnya mereka mendapatkan pendidikan terbang pertama atau terbang latih dasar di Skadik 101 dengan pesawat Bravo dan Grop selama 3,5 bulan. Setelah memiliki kemampuan terbang dasar selanjutnya melaksanakan pendidikan terbang latih lanjut dengan Pesawat T-34-Charle di Skadik 102 selama kurang lebih 8 Bulan. Selain itu Calon penerbang militer ini juga dibekali dengan Kursus CPL 2 minggu dan Communication Skill dan kepribadian selama 2 minggu..

Baca juga:  Serbuan Vaksinasi TNI AU Door to Door Hari ke-5 di Perbatasan Indonesia

Berhasil menjadi yang terbaik pada Sekbang (Sekolah Penerbang) Angkatan ke-87 ini adalah Letda Pnb Asido Ezra Siagiaan, S.S.T (Han) dan berhak menyandang tropi siswa terbaik. Ezra demikian panggilannya merupakan putra dari Bapak Edizon Siagian (cargo bandara) dan ibu Laspita Cristina Hutagalung, yang tinggal di jalan tangkupan perahu Perum Buana Permai Blok C Denpasar Bali. Ezra lahir dari keluarga Batak sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertama Lady Siagian sekarang berada di Surabaya, selanjutnya Cindy Siagian (menemuh kuliah) . sedang Ezra merupakan anak bungsu namun tidak seperti kebanyakaan anak bungsu lainnya. Dia selain patuh orang tua juga sangat mandiri dan selalu serius demikian cerita Ezra beberapa waktu lalu.

Lahir 24 tahun yang lalu tepatnya 26 Juli 1991, Ezra dari kecil sudah bercita-cita menjadi seorang pilot, SD Cipta Dharma di Bali, SMP 13 Denpasar serta SMA Taruna Nusantara Magelang, dan masuk AAU tahun 2006 dan lulus tahun 2009. Jalan mewujudkan cita-cita menjadi seorang penerbang terbuka lebar setelah Ezra dinyatakan lulus dalam seleksi Sekbang tahun 2013. Ezra sangat hobby basket ball, dia juga seperti kebanyakan orang motto hidupnya “kita hanya sebuah titik kecil untuk keberhasilan dan keberhasilan ditentukan dari keinginan kita yang luar biasa” kata Ezra yang hooby kuliner nasi goreng.

Baca juga:  Kewaspadaan Menjadi Tanggung Jawab Semua Personel Lanud Ats

Seluruh penerbang muda ini akan dilantik dalam upacara Wing Day oleh Kasau Marsekal TNI Agus Supriyatna di Lapangan Upacara Jupiter Lanud Adisutjipto besok pagi dalam upacara militer atau sering dikenal Wingday penerbang.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel