Berita

Sekecil Apapun Pelanggaran Wilayah Udara Kita Tindak

Dibaca: 34 Oleh 04 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., Sabtu (1/7) memerintahkan unsur-unsur kekuatan udara nasional di wilayah Indonesia Timur agar senantiasa siaga meskipun hari libur, untuk mengantisipasi jika ada pesawat asing melanggar wilayah udara nasional. “Sekecil apapun pelanggaran wilayah udara yang tidak sesuai peraturan kita tindak, walaupun situasi libur lebaran”, tegas Pangkohanudnas dari Jakarta, setelah mengetahui laporan sebuah pesawat KC-130 Amerika Serikat rute Darwin-Jepang, yang melintas di luar jalur ALKI (Alur Laut Kepulaun Indonesia) III di atas Kepulauan Maluku, Sabtu (1/7) pagi.

Menurut Pangkosekhanudnas IV Biak Marsma TNI H. Dumex Dharma, S.AP., M.Si., dalam laporan kronologis disebutkan pesawat KC-130  tersebut tertangkap pada manual display TDAS (Transmisi Data Air Situation) Posek Kosekhanudnas IV, Biak sekitar pukul 07.30. Pesawat dengan call sign Sumo 99 itu tertangkap Radar memiliki dokumen perizinan yang berbeda dengan pesawat yang ada. Oleh karena itu, dengan komunikasi radio pesawat diarahkan oleh pihak MCC (Military Civil Coordination) melalui MATSC ( Makassar Air Traffic Service Center) untuk melintas mengikuti garis ALKI III. Pilot pesawat Sumo 99 mentaati perintah ATC tersebut. Kosekhanudnas IV terus memantau pergerakan KC-130, agar tetap di jalur ALKI III hingga keluar dari wilayah udara NKRI.

Baca juga:  Komandan Lanud Balikpapan Sambut Kedatangan Panglima TNI

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2002 tentang Hak dan Kewajiban Kapal dan Pesawat Udara Asing dalam Melaksanakan Hak Lintas secara damai melalui Alur Laut Kepulauan, setiap pesawat udara wajib mengikuti alur lintas yang telah ditetapkan. Apabila melanggar maka Kohanudnas akan menindak dan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel