TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Luluskan 152 Sarjana

By 21 Oct 2010 11:52Berita
1280px-Photo_20031215_122634

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat selaku Ketua Pembina Yayasan Adi Upaya mewisuda 152 sarjana lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) di Grha Sarina Vidi Yogyakarta, Kamis (21/10). Prosesi wisuda sarjana periode Oktober TA. 2010-2011 ini merupakan prosesi keempat sejak berdirinya STTA 8 tahun lalu.

Dalam wisuda periode Oktober ini Rina Widiastuti, S. Kom meraih IPK tertinggi dengan nilai 3,90 dari jurusan Teknik Informatika. Sementara lulusan terbaik dari empat jurusan lainnya adalah Ika Suwarni, S.T. jurusan Teknik Penerbangan, Devi Rostiyani, S.T. jurusan Teknik Mesin, Desy Andriyani Maria Seran, S.T. jurusan Teknik Elektro dan Eko Sutrisno, S.T. dari jurusan Teknik Industri.

Marsekal TNI Imam Sufaat dalam sambutannya mengatakan pemanfaatan waktu dan kerja keras adalah ciri orang sukses. “Manfaatkan waktu sebaik mungkin, karena salah satu ciri orang yang berhasil adalah orang yang menjadikan waktu sebagai investasi,” tegasnya.

Sementara orang yang bekerja keras, lanjut Marsekal TNI Imam Sufaat adalah selalu berkeinginan dapat menuntaskan setiap tugas tanpa menunda pekerjaan dan sesuai dengan yang diharapkan, meskipun ada kendala-kendala dan hambatan tetapi dapat diselesaikan dengan baik dan akan menenukan jalan keluarnya.

Perguruan Tinggi yang telah meluluskan 1.379 sarjana ini adalah salah satu perguruan tinggi Swasta dari lima PTS yang diselenggarakan Yasau. Lima PTS tersebut adalah STTA di Yogyakarta, Universitas Suryadarma di Jakarta, Universitas Nurtanio di Bandung, Politeknik Kesehatan TNI AU di Bandung serta Akademi Keperawatan Rumah Sakit TNI AU di Jakarta.

Pendirian PTS di bawah Yasau tersebut menurut Marsekal TNI Imam Sufaat merupakan penjabaran dari salah satu tugas pokok TNI AU yaitu membina potensi dirgantara, yang diimplementasikan dalam bentuk pendirian PTS yang menyelenggarakan pendidikan bernuansa kedirgantraan.

Di samping itu terang Marsekal TNI Imam Sufaat, diselenggarakannya PTS oleh Yasau didasarkan pada keinginan para pimpinan TNI AU untuk memberikan kontribusi kepada bangsa Indonesia dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. “Alasan itulah yang menjadikan keberadaan PTS di bawah Yasau, termasuk STTA bersifat nir laba atau non profit,” pungkasnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Luluskan 152 Sarjana