Berita

SEMANGAT PATRIOTISME HARUS TERTANAM DALAM JIWA

Dibaca: 36 Oleh 19 Agu 2013Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

 Sebagai Negara yang telah 68 tahun merdeka, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia sangat berat dalam mewujudkan cita-cita nasional seperti yang diamanatkan UUD 1045. Untuk itu setiap komponen dan anak bangsa harus memahami permasalahan ini sehingga saling bahu membahu dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang terjadi. Demikian sambutan Kasau yang dibacakan oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. dalam upacara bendera 17-an di Taxy Way Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh yang diikuti oleh seluruh pejabat dan anggota Lanud Abd Saleh beserta Insub Sabtu, (17/8).

Lebih lanjut Kasau menjelaskan, ditengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, masih ada komponen bangsa yang menginginkan daerah atau wilayahnya lepas dari NKRI. Untuk mengeliminir keinginan tersebut, harus ada langkah kongkrit dari setiap komponen bangsa dalam tindakannya, bukan hanya sekedar wacana dan mementingkan kelompoknya. Dalam situasi apapun, semangat nasionalisme harus tetap tertanam dalam jiwa seluruh anak bangsa sehingga Negara Indonesia tetap berdiri kokoh dan sejajar dengan bangsa lain.

Baca juga:  Perwira Lanud Wiriadinata Latihan Menembak Pistol

Kasau mengharapkan agar personil TNI Angkatan Udara harus senantiasa ingat kepada pelopor, pejuang dan senior TNI AU yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan Angkatan Udara. Apa yang telah dilakukan para pejuang, pelopor dan senior TNI AU adalah terbaik bagi Angkatan Udara. Semangat patriotisme yang selama ini telah ditunjukkan para pendahulu TNI AU di masa lalu, jangan sampai luntur bagi generasi Angkatan Udara dimasa kini dan nanti, semangat patriotisme ini harus menyertai setiap langkah seluruh generasi penerus Angkatan Udara yang diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sesuai bidang profesinya masing-masing. Dalam melaksanakan tugas maupun kehidupan sehari-hari, personil TNI AU dituntut dedikasi, disiplin dan profesional serta senantiasa berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Munculnya perilaku ekstrim dan terorisme di Indonesia yang dilakukan oleh sekelompok orang mengakibatkan terganggunya stabilitas nasional karena selain meresahkan masyarakat dan mengakibatkan korban manusia, juga berdampak negatif terhadap pemerintah Indonesia dalam skala internasional. Oleh karena itu Kasau kembali menekankan kepada seluruh prajurit TNI AU agar meningkatkan pengamanan alutsista serta instalasi militer di lingkungan masing-masing. Selain itu, juga memperketat pengawasan personil serta mewaspadai ide-ide ekstrim sehingga anggota dan keluarga TNI AU terhindar dari pengaruh paham yang menyesatkan.

Baca juga:  Danlanud Supadio Sambut Golden Eagle

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel