Berita

Seminar Akhir Pendidikan Pasis Seskoau A-52

Dibaca: 5 Oleh 04 Nov 2015Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

107 Orang Perwira Siswa Seskoau Angkatan ke-52 melaksanakan seminar akhir pendidikan yang dilaksanakan di Bangsal Srutasala Lembang Bandung Barat. Kamis, (10/29).

Dalam sambutannya Danseskoau mengharapkan Perwira Siswa Seskoau mencurahkan segenap pemikiran dan bekerja secara optimal agar menghasilkan konsepsi strategis yang orisinil serta kelak dapat diaplikasikan secara nyata. Seskoau sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi TNI AU melihat bahwa kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia perlu mendapat dukungan semua pihak secara menyeluruh. Oleh karena itu, topik , ”Peran TNI Angkatan Udara Dalam Mendukung Kebijakan Poros Maritim Dunia”. dipandang perlu oleh Seskoau untuk diangkat sebagai tema pada event akademis Seminar Akhir Pendidikan Pasis Seskoau Angkatan ke-52 TP 2015, tukas Danseskoau.

Pada seminar kali ini bertindak selaku pemrasaran Dr. Connie Rahakundini Bakrie seorang pengamat militer mengetengahkan Visi Poros Maritim dari Presiden Joko Widodo adalah sebuah keniscayaan bagi sebuah Negara Maritim seperti Republik Indonesia. Menurut Presiden RI ke-7 tersebut, sebagaimana dikemukakan dalam pidatonya seusai pelantikan di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), 20 Oktober 2014, “kita telah terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudera dan memunggungi selat dan teluk, dan kini saatnya kita mengembalikan semuanya sehingga ‘Jalesveva Jayamahe’, di laut justru kita jaya, sebagaimana semboyan kita di masa lalu, bisa kembali”.

Baca juga:  Lanud Sjamsudin Noor Gelar Angkasa Expo 2019 Ajang Promosi Sekolah Angkasa

Sedangkan pembicara kedua Laksma Maritim Amir Rachman Lubis mengatakan peran TNI AU dalam hal ini adalah melakukan kegiatan Patroli Udara secara efektif dan terus menerus untuk mendukung aspek keamanan dalam perwujudan kebijakan poros maritim dunia. Dengan tugas melakukan deteksi, mengidentifikasi , serta menilai target, mengumpulkan data melalui udara (Airborne), melakukan SAR, melalui operasi mengintegrasikan sistem data (data sharing). Selanjutnya mendistribusikan informasi dari pelaksanaan operasi udara kepada Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) selaku pengendali patroli keamanan dan keselamatan di laut, sesuai RPP yang akan disahkan oleh Presiden atau informasi disatukan dalam Pusat Informasi Nasional.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel