Berita

Sepanjang 2015, TNI AU Banyak Torehkan Prestasi

Dibaca: 73 Oleh 08 Des 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna menegaskan, sepanjang kurun waktu tahun anggaran 2015, banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AU. Beberapa capaian itu, diantaranya adalah keberhasilan TNI AU melaksanakan force down (pemaksaan mendarat) terhadap pesawat-pesawat asing yang melakukan pelanggaran wilayah udara yuridiksi nasional dan pengerahan puluhan pesawat pada peringatan ke-70 HUT TNI di dermaga, Indah Kiat, Cilegon Banten.

“Keberhasilan kita melaksanakan penindakan terhadap pesawat asing yang melanggar wilayah udara, sebagai bukti kinerja kita dalam menegakkan kedaulatan wilayah udara NKRI, kinerja ini pantas kita apresiasi bersama” kata Kasau.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau dalam amanat tertulis yang disampaikan Wakil Kasau (Wakasau) Marsekal Madya (Marsdya) TNI Hadiyan Sumintaatmaja, saat membuka Rapat Kerja Teknis Operasi (Rakernisops) TNI AU, TA. 2015, dan Rapat Koordinasi Sasaran Pembinaan Kemampuan (Rakor Sasbinpuan) TNI AU TA, 2016 di Mabesau, Cilangkap, Senin (7/12).

Dibalik keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut, Kasau juga mengakui TNI AU masih menyisakan persoalan yang perlu dicermati dan penyelesaian segera, yaitu terkait dengan keselamatan terbang dan kerja (Lambangja). Aspek Lambangja menjadi perhatian penting, mengingat Lambangja sangat menentukan keberhasilan tugas-tugas TNI AU.

Baca juga:  Tim Kodiklatau Uji Teori I Validasi di Lanud Adi Soemarmo

Ditambahkan, dari semua accident yang terjadi, faktor dominan dan menjadi penentu adalah human error (kesalahan manusia). Oleh karena itu, Kasau minta terlepas dari segala keterbatasan yang ada, poin penting yang harus disikapi untuk mencapai zero accident adalah kepedulian seluruh personel TNI AU agar secara sadar memberikan kontribusi positif serta memiliki budaya safety dalam setiap pelaksanaan tugas.

Terkait dengan penyusunan Sasbinpuan Operasi tahun 2016, Kasau minta agar dalam perencanaan latihan dan operasi selalu mengacu kepada tantangan tugas yang dihadapi dan ancaman masa depan yang realistis.

“Semua perencanaan operasi dan latihan, harus mengacu pada tugas dan ancaman yang nyata, bukan sekadar kebiasaan selama ini, karena organisasi TNI AU sebagai angkatan perang adalah kemampuan menghadapi ancaman, baik tradisional maupun non tradisional” tegas Kasau.

Rakernisops dan Rakor Sasbinpuan TNI AU yang diikuti para Komandan Satuan setingkat Komandan Skadron Udara ke atas, berlangsung sehari. Hadir pada kesempatan tersebut, Irjenau Marsda TNI Rasrendro Bowo, Koorsahli Kasau Marsda TNI Usra Harahap, para Asisten Kasau, para Pangkotama dan pejabat teras TNI AU lainnya.

Baca juga:  OLAH RAGA BERSAMA ANGGOTA KOSEK IV

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel