Berita

SERAH TERIMA KETUA UMUM PIA ARDHYA GARINI

Dibaca: 6 Oleh 18 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Jabatan Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Kamis (12/9) diserahterimakan dari Ibu Subandrio kepada Ibu Imam Sufaat yang dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Angki Djoko Santoso, Marsekal TNI Subandrio dan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat di Puri Ardhya Garini.

 

Nyonya Esa Subandrio mengatakan, kegiatan organisasi dapat berjalan sesuai program yang digariskan, suasana yang kondusif dengan ikatan kekeluargaan dan kebersamaan yang berlandaskan hubungan saling asah, asih dan asuh.

 

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ibu Imam Sufaat yang didukung pengurus Profesional, PIA Ardhya Garini akan makin mampu menunjukan eksistensinya sebagai organisasi kemasyarakatan yang berperan meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota TNI AU”, ungkapnya.

 

Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Maya Imam Sufaat mengatakan, sebagai badan ekstra struktural dalam Organisasi TNI Angkatan Udara, PIA Ardhya Garini tidak terlepas dari dinas karenanya perhatian dari dinas khususnya pembina utama diharapkan seperti yang telah berjalan selama ini.

 

Sedang Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat selaku Pembina Utama PIA Ardhya Garini mengungkapkan, organisasi PIA Ardhya Garini pada hakekatnya tidak dapat dilepaskan dari perkembangan induknya, yaitu Angkatan Udara. Berkaitan dengan hal tersebut, keberadaan organisasi PIA Ardhya Garini tentunya selalu diselaraskan dengan tuntutan perkembangan Angkatan Udara dengan fokus penekanan pada upaya peningkatan kesejahteraan keluarga prajurit Angkatan Udara.

Baca juga:  Anggota Lanud Surabaya Melaksanakan Ziarah dan Tabur Bunga

 

“Upaya PIA Ardhya Garini, kiprahnya semakin luas dan berkembang. Tidak hanya pada pemberian Beasiswa saja, tetapi juga santunan kepada anak-anak yatim piatu keluarga Angkatan Udara, serta mengkoordinir warga yang mampu dan peduli untuk berperan sebagai orang tua asuh bagi anak-anak personel Angkatan Udara yang berprestasi namun orang tuanya tidak mampu membiayai kelanjutan pendidikan”, jelasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel