Berita

Seratus Tiga Puluh Personel Lanud Halim Ikuti Survival Dasar

Dibaca: 6 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Sebanyak seratus tiga puluh personel yang terdiri Perwira, Bintara dan Tamtama dari Skadron Udara di jajaran Lanud Halim Perdanakusuma dan Pramuka Saka Dirgantara mengikuti Latihan Survival dasar yang akan berlangsung selama 3 hari dengan mengambil lokasi di Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang bertindak sebagai Direktur Latihan Komandan Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Djoko Senoputro, SE. Latihan Survival Dasar secara resmi dibuka oleh Komandan Lanud Halim Perdakusuma Marsekal Pertama TNI Bagus Puruhito, Senin (29/3) dalam suatu upacara militer di Lapangan Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, ditandai pemasangan tanda peserta latihan kepada dua orang perwakilan peserta.

 

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Bagus Puruhito dalam sambutan pembukaan latihan mengatakan, dengan dilaksanakan Latihan Survival dasar diharapkan dapat mewujudkan kemampuan personel, khususnya awak pesawat dalam menghadapi keadaan darurat dan kondisi medan yang berat, sehingga mampu untuk dapat bertahan hidup baik di darat maupun di air.

 

Latihan ini juga bertujuan untuk memupuk mental dan fisik serta jiwa juang yang kuat dalam menghadapi keadaan emergency penerbangan yang dihadapkan dengan tugas-tugas penerbangan operasi dan latihan, dengan tujuan akhir dari latihan ini adalah agar kita lebih mampu mengemban tugas pokok Lanud Halim Perdanakusuma yang semakin berat dimasa mendatang, jelas Komandan Lanud.

Baca juga:  Tim Wasrik Irjenau Taklimat Awal di Makoopsau I

 

Latihan yang baik tentunya tidak hanya mempersiapkan peserta latihan untuk menghadapi kondisi normal saja, namun latihan juga ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam menghadapi kondisi yang tidak normal. Dalam konteks inilah latihan survival dasar perlu dilaksanakan dengan tujuan untuk mempersiapkan dan menyegarkan mental, keterampilan dan pengetahuan awak pesawat dalam mempertahankan hidup, apabila menghadapi kondisi yang tidak normal, latihan juga merupakan kesempatan untuk melatih kepemimpinan, manajemen, koordinasi dan kerjasama antar Komando latihan, Pelatih dan pendukung.

 

Dalam Latihan Survival Dasar tersebut para peserta dibekali ilmu Peta, ilmu Tumbuhan, Rapling, Shelter, kompas siang dan kompas malam, praktek memasak binatang tangkapan, penyeberangan basah, pelajaran sea survival, penggunaan perahu karet, berenang dengan live vest, bermalam di air, praktek signal, dan praktek pemasangan panel, serta pelajaran flare smoke lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel