Berita

Serda Saefudin Amirulah Lulusan Terbaik Sejurba Paskhas A-17

Dibaca: 17 Oleh 06 Jan 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Serda Saefudin Amirulah ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik Sekolah Kejuruan Bintara Paskhas Angkatan ke-17 dari 10 siswa bintara paskhas yang mengikuti pendidikan selama tiga bulan untuk menempuh 524 jam pelajaran di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (5/1).

Penggemblengan mental dan fisik di Skadron Pendidikan 204 tersebut mengandung makna terdalam yakni mempersiapkan kapasitas fisik, mental, dan intelektual saudara untuk memupuk jiwa semangat pengabdian dan integritasnya selaku prajurit paskhas.

Demikian pernyataan yang disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., saat bertindak selaku inspektur upacara, pada penutupan pendidikan Sejurba Paskhas Angkatan ke-17 yang dilaksanakan di gedung balai prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman dan diikuti oleh seluruh personel Lanud Sulaiman baik perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil dan dihadiri para komandan satuan jajaran Lanud Sulaiman.

Danlanud menegaskan bahwa para bintara paskhas dituntut untuk selalu membudayakan diri dalam melihat, membaca, dan bertindak pada setiap permasalahan dan situasi apapun dengan selalu berpijak pada prosedur dan norma hukum yang berlaku. “ Karena pada hakekatnya, pendidikan di lingkungan militer selalu mengintegrasikan pembentukan prajurit pada kepribadian, jiwa juang, dan kemampuan akademis sebagai kesatuan yang utuh,” jelas Danlanud.

Baca juga:  Lanud Tanjungpinang Ikut Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Danlanudpun menekankan agar pembinaan prajurit paskhas harus diarahkan pada pencapaian kualifikasi yang sesuai dengan tugas yang dihadapi, sehingga menghasilkan postur prajurit yang mencerminkan sikap disiplin, memiliki semangat juang yang tinggi, dan menguasai penggunaan peralatan yang dimiliki secara profesional.

Mengakhiri sambutannya Danlanud berpesan agar para lulusan selaku prajurit paskhas tetaplah rendah hati dan tidak menjadi prajurit yang arogan. Sebagai embrio tentara pasukan yang solid harus mampu memberikan arti bahwa prajurit-prajurit paskhas merupakan prajurit matra udara yang memiliki wawasan luas, militan, dan tangguh sebagaimana gambar garuda terbang dengan senjata trisula dan cakra yang selalu siap siaga setiap saat. Dengan semangat baret jingga dapat menjadi pengawal negara dalam menjalankan tugas dan pengabdian di paskhas melalui TNI Angkatan Udara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel