Berita

Serda Wahyu Widodo Lulusan Terbaik Sejursarlislek A-38

Dibaca: 19 Oleh 28 Des 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Serda Wahyu Widodo dinyatakan sebagai siswa lulusan terbaik dari 41 bintara siswa pada pendidikan Sekolah Kejuruan Dasar Listrik dan Elektronika Angkatan ke-38 yang dilaksanakan di skadik 203 Lanud Sulaiman selama delapan bulan dengan menempuh 1058 jam pelajaran.

Pendidikan yang ditempuh para lulusan tersebut menempa para lulusan agar mampu menguasai pelajaran listrik dan elektronika secara umum sehingga memiliki ketrampilan menggunakan instrument dan memelihara peralatan secara baik dan benar. Pahamilah bahwa apa yang didapat para lulusan selama delapan bulan pendidikan merupakan usaha untuk memperoleh ilmu dan ketrampilan sebagai bekal dari perjalanan panjang para lulusan mengabdi di TNI Angkatan Udara.

Demikian salah satu pernyataan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P dalam sambutannya selaku Irup pada upacara penutupan pendidikan Sekolah Kejuruan Dasar Listrik dan Elektronika Angkatan ke-38 di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman Bandung. Upacara tersebut dihadiri pula oleh para pejabat satuan samping, para kepala dinas, komandan skadik, dan para perwira serta diikuti oleh seluruh anggota Lanud Sulaiman termasuk PNS. (Jum’at, 28/12)

Dalam amanatnya Danlanud berpesan agar para lulusan diharapkan dapat menjadi calon prajurit TNI Angkatan Udara di masa mendatang yang memiliki jiwa kejuangan yang handal dan jiwa keprajuritan yang tangguh serta wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai dengan karakter memiliki kapasitas intelektual yang cukup serta senantiasa berusaha menimba ilmu secara berkelanjutan, memiliki sikap dan mentalitas yang lebih terbuka, kaya akan ide dan gagasan segar serta memiliki komitmen untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi TNI Angkatan Udara.

“Dengan memahami empat karakter tersebut, saya yakin dan percaya para lulusan mampu tampil sebagai seorang prajurit pejuang yang menjunjung tinggi moralitas. Sehingga kedepan dapat menjadikan bekerja itu sebuah kebutuhan yang pada gilirannnya akan menjadi budaya kerja yang tidak akan luntur sampai kapanpun,” kata Danlanud.

Baca juga:  PASIS DIKREG A-36 SESKO TNI GELADI WASKITA DHARMA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel