Berita

Seruan Bersama Amankan Bulan Suci Ramadhan

Dibaca: 17 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Menjelang bulan suci Ramadhan, Muspida Surabaya menggelar Seruan Bersama Menghormati Bulan Ramadhan. Seruan itu ditandatangani Wali Kota Surabaya Bambang DH, Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Gatot Purwanto, Kapolwiltabes Surabaya, Ketua DPRD Surabaya, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, Komandan Korem 084 / Bhaskara Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, dan Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama, Selasa (11/8) malam, di Hotel Bumi Surabaya.

 

Wali Kota Surabaya Bambang DH mengatakan dalam seruannya agar masyarakat, utamanya pengusaha tempat hiburan umum dapat menghormati bulan Suci Ramadhan dengan menutup operasinya selama bulan Ramadhan.

 

Lebih lanjut Bambang DH menambahkan, dalam masa yang cukup rawan dengan terorisme ini, kita harap masyarakat menghindari mercon atau kembang api yang bisa menimbulkan bunyi. “Larangan membuat, menyimpan, bahan peledak akan dikenai hukuman pidana,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, Soemarno mengatakan selama bulan Ramadhan akan dibuka posko Ramadhan di kantor Bakesbangpol dan linmas.

Baca juga:  Tiga Jabatan Asisten Kasau dan Tiga Kadis Diserahterimakan

 

“Tim ini, akan rutin melakukan patroli di lokasi-lokasi hiburan umum untuk memantau aktivitas sepanjang bulan Ramadhan. Posko di Bakesbang Linmas Pemkot Surabaya terdiri dari unsur Pemkot, kepolisian, dan TNI berada di dalamnya,” terang Soemarno

 

Adapun tempat hiburan umum yang diwajibkan berhenti operasi selama bulan Ramadhan menurut Perda Pariwisata adalah lokalisasi PSK dan rumah hiburan yang menjual minuman keras. Untuk rumah billiard, tahun ini diperbolehkan beroperasi penuh karena dikategorikan sebagai aktivitas olahraga. “Tapi, harus ada ijin dari Persatuan Olahraga Bola Sodok Indonesia (POBSI) Surabaya,” jelas Soemarno.

 

Sedangkan untuk kegiatan pertunjukan bioskop dilarang memutar film mulai pukul 17.30 wib waktu shalat magrib dan berbuka puasa sampai pukul 20.00 wib waktu shalat isya’ dan tarawih. Jika hal tersebut masih dilakukan, maka akan dikenakan sanksi berupa pencabutan ijin usaha, dipidana kurungan 3 bulan, dan denda 50 juta rupiah.

 

Selain kewajiban berhenti operasi selama bulan Ramadhan untuk pengusaha tempat hiburan umum yang menjual minuman beralkohol, masyarakat juga dilarang menggunakan mercon atau kembang api jenis apapun yang menimbulkan bunyi keributan. Pemkot Surabaya juga akan melakukan penertiban penggunaan tempat untuk perbuatan asusila selama bulan ramadhan dan malam Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga:  Komandan Lanud Adi Soemarmo Buka Dua Pendidikan Kejuruan Dasar Tamtama

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel