Berita

Seskoau Peringati Hari Bakti Angkatan Udara ke-68

Dibaca: 2 Oleh 30 Jul 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

 Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Wadan Seskoau) Marsekal Pertama TNI Emir Panji Dermawan, memimpin Upacara peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-68 di Lapangan Walet Seskoau, Lembang, Bandung Rabu (29/7/2015).

Dalam sambutannya Marsma TNI Emir Panji Dermawan, membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna, perjuangan dan pengabdian saat ini telah mengalami perubahan seiring dengan perkembangan lingkungan srategis, sehingga tugas dan tantangan kedepan yang dihadapi tentunya akan semakin berat dan komplek.

Disamping itu juga menurut Kasau, kita masih dihadapkan dengan berbagai keterbatasan dalam berbagai hal, sehingga sumber daya yang ada harus kita kelola secara cermat, agar pengabdian TNI Angkatan Udara dapat terus dirasakan kiprahnya oleh masyarakat, negara dan bangsa. Akan tetapi dengan meneladani semangat pantang menyerah dari para pahlawan yang telah gugur termasuk dari para sesepuh dan senior, saya yakin dan percaya bahwa, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI Angkatan Udara tidak akan pernah menyerah dalam kondisi apapun dan tidak akan pernah ragu untuk mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya, untuk senantiasa berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara , ujar Kasau.

Baca juga:  MENGENAL TNI AU SEJAK DINI

Hari Bakti TNI AU ke-68 tanggal 29 Juli 2015 merupakan peringatan terhadap pengorbanan tiga pahlawan sekaligus pelopor TNI AU yaitu Komodor Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Prof Dr. Abdulrahman Saleh dan Opsir Udara I Adisoemarmo Wirjokusumo yang gugur karena pesawat VT-CLA yang membawa sumbangan obat-obatan PMI Malaya untuk PMI Indonesia ditembak hingga jatuh di Desa Ngoto, selatan Yogyakarta oleh dua pesawat pemburu “Kitty Hawk” Belanda. Pesawat VT-CLA ditembak karena aksi balas dendam Belanda akibat pagi hari tanggal 29 Juli 1947, dua pesawat AURI yaitu Cureng dan Guntei melakukan serangan udara terhadap kedudukan Pasukan Belanda di kota Salatiga, Semarang dan Ambarawa.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel