Berita

Sesuai Fatwa MUI Shalat Id dan Takbir Keliling ditiadakan di Kota Mataram

Dibaca: 68 Oleh 18 Mei 2020Tidak ada komentar
Sesuai Fatwa MUI Shalat Id dan Takbir Keliling ditiadakan di Kota Mataram
#TNIAU 

TNI AU. Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh memimpin rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid-19) Kota Mataram dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1441 H. dan tradisi Lebaran Ketupat Bertempat di Pendopo Wali Kota Mataram, Senin (18/05/2020). Hadir pada acara tersebut Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana Komandan Lanud ZAM Kolonel Pnb Andri Gandhy, M.Sc., Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Dados Raino, Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, Kajari Kota Mataram Drs. Yusuf, SH., Asisten 1 Kota Mataram Drs. Lalu Martawang dan Kadis Perhubungan kota Mataram H. Khalid.

Rapat ini membahas hal pokok fatwa MUI yang menjadi pengaruh kepada kegiatan keagamaan terkait perayaan Hari Raya Idu Fitri, Takbir Keliling, serta tradisi lebaran Ketupat bagi masyarakat Sasak. Dalam fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tetang panduan kaifiat takbir dan shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19. “Jika umat Islam berada di kawasan Covid-19 yang sudah terkendali pada saat 1 Syawal 1441 H, yang salah satunya ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan menurun dan kebijakan pelanggaran aktivitas sosial yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan amanah, maka shalat Idul Fitri dilaksanakan dengan cara berjemaah di tanah lapang, masjid, mushala, atau tempat lain”. Sementara itu, bagi masyarakat yang tinggal di kawasan dengan penyebaran Covid-19 belum terkendali, shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah. Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri, Pelaksanaan shalat Idul Fitri, baik di masjid maupun di rumah, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan.

Baca juga:  Lanud Sam Ratulangi Menerima Tim Wasrikkap Itjenau Tahun 2019

Lebih lanjut Walikota Mataram menjelaskan, untuk lingkungan yang sudah ada positif Covid-19 nya akan membatasi dan meniadakan sholat idul fitri di tanah lapang dan di masjid masjid besar serta tidak akan mengijinkan melakukan pawai takbiran keliling kecuali di lingkungan sendiri dan tidak keluar area, terkait lebaran ketupat akan melakukan penutupan jalan dilakukan oleh kadis perhubungan dan menutup semua pantai yang dijadikan tempat rekrasi masyarakat.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel