Berita

SHALAT IDUL FITRI DI MAKOOPSAU II MAKASSAR

Dibaca: 34 Oleh 12 Agu 2013Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Warga Koopsau II dan ribuan masyarakat disekitar kompleks TNI AU Daya Makassar memadati halaman Markas Koopsau II seraya mengagungkan asma Allah Swt. Allahu akbar…Allahu Akbar… walillahilhamd. Gema takbir dan tahmid berkumandang sesaat sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri 1434 H tahun 2013 yang dilaksanakan di halaman Makoopsau II, yang dipimpin oleh Imam Ustadz Hasanuddin, Imam tetap masjid Al-Ikhlas Kompleks TNI AU Daya, dilanjutkan dengan ceramah khutbah Idul Fitri oleh Ustadz Dr. H.Kasjim Salenda, SH, M.THi., Senin (8/8). Hadir pula para pejabat Makoopsau II, Kosekhanudnas II Makassar, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Pangkoopsau II Marsda TNI Agus Supriatna mengatakan, ”Idul Fitri merupakan hari kemenangan umat Islam, setelah sebulan lamanya melaksanakan perintah Allah Swt. berupa ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keteguhan iman dan ikhlas, disertai amalan-amalan ibadah lainnya seperti Tadarus Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, memberikan sedekah, serta membayar zakat fitrah, diharapkan akan meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan para prajurit, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap peningkatan semangat disiplin, profesional, pengendalian diri serta kreatifitas dalam menjalankan tugas dalam konteks kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat”, tegas Agus Supriatna. Hal tersebut sesuai dengan tema Idul Fitri 1434 H “Dengan hikmah Idul Fitri 1434 H /2013 M. Kita mantapkan keimanan dan ketakwaan Prajurit TNI kepada Allah Swt. Sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian”.

Baca juga:  Tebalkan Iman dengan Keagamaan

Sementara khatib Idul Fitri Ustadz Dr. H.Kasjim Salenda, SH, M.THi mengatakan, Idul fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan manusia pada fitrahnya (kesucianya) dimana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah, fitrah dan saling memaafkan, serta rezeki yang kita miliki telah dicuci pula dengan zakat. Kembali kepada kesucian artinya dengan merayakan Idul Fitri ini kita mendeklarasikan kesucian kita dari berbagai dosa sebagai buah dari ibadah sepanjang bulan Ramadan. Pada Idul Fitri inilah, manusia yang taat pada takdir Allah meyakini tibanya kembali fitrah diri yang kerap diimajinasikan dengan ungkapan kala itu bak terlahir kembali. Dan, bila kita bersedia menerima fitrah yang ada di hari besar ini serta menerjemahkan dengan pikiran dan bahasa sederhana, Idul Fitri merupakan momentum bagi manusia untuk langkah awal menuju kehidupan lebih baik.

Usai Shalat Idul Fitri seluruh jamaah saling bersalam-salaman satu sama lain, saling maaf-memaafkan dengan penuh rasa keikhlasan dan kemenangan dihari yang fitri. Selanjutnya warga Makoopsau II menghadiri acara Open House di kediaman Pangkoopsau II. (Penkoopsau II/2013).

Baca juga:  Dirgahayu Ke 67 TNI Angkatan Udara di Lanud Soewondo

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel