Berita

SHOLAT IDUL ADHA 1432 H DI LANUD HALIM

Dibaca: 4 Oleh 07 Nov 2011Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI M. Nurullah, S.IP bersama ribuan warga Muslimin dan muslimat serta masyarakat sekitar Lanud Halim Perdanakusuma melaksanakan Sholat Idul Adha 1432 H di lapangan parkir Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (6/11). Bertindak selaku penceramah KH. Anwar Sanusi.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI M. Nurullah, S.IP. dalam sambutannya mengatakan sebagai implementasi nilai pengorbanan Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan sehari-hari kita ialah agar umat Islam mampu memunculkan manusia yang penuh cintai kasih, penuh pengorbanan disiplin dan peningkatan ketaqwaan kepada Allah SWT, secara terus menerus, sehingga dengan mengambil hikmah Idul Adha kita dapat memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa guna meningkatkan displin dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas-tugas.

Sementara itu KH. Anwar Sanusi dalam ceramahnya mangajak kaum muslimin dan muslimat mari kita belajar qurban perahu kehidupan kita arahkan rahim, qurban dalam arti yang sebenarnya adalah mau mengorbankan sesuatu yang kita cintai untuk dzat yang lebih kita cintai, kita cinta kepada anak tapi lebih cinta kepada Allah, semangat qurban kita ada untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, Alquran memberikan pelajaran berharga kepada kita bahwa orang-orang dzalim tidak pernah berqorban dengan ikhlas sepanjang hidup. Memang ajaran Allah begitu yang disampaikan didalam Alquran dan hanya orang-orang mukhlasin yaitu bersih macam kaca yang bisa berqurban dengan ikhlas.

Baca juga:  20 PENERBANG TEMPUR KOOPSAU II LATIHAN PARASAILING

Dalam Idul Qurban tahun ini warga Lanud Halim Perdanakusuma mengorbankan sebanyak 539 hewan qurban terdiri 48 ekor sapi dan 491 ekor kambing yang diterima oleh Panitia qurban Lanud Halim Perdakusuma, dilanjutkan pemotongan hewan qurban yang nanti dagingnya dibagikan kepada warga sekitar Lanud Halim Perdakusuma yang berhak menerimanya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel